AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menyiapkan beasiswa kuliah bagi calon mahasiswa Jakarta bertalenta di tahun 2026.
Beasiswa ini akan diluncurkan dengan sistem yang terinspirasi dari LPDP nasional.
"Saya lagi mempersiapkan, Jakarta akan memberikan (beasiswa) seperti LPDP," ujar Pramono dikutip dari akun Instagram @schoters, Kamis (25/9/2025).
Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan 100 kuota beasiswa fully funded ke luar negera.
Pramono mengatakan bahwa mahasiswa diperbolehkan kuliah di luar negeri atas tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.
Beasiswa LPDP versi Jakarta ini akan difokuskan untuk membuka jalan bagi talenta muda di Jakarta.
"Bukan hanya sekadar literasi atau membaca, tetapi yang penting adalah proses interaksi supaya wawasannya harus bisa melihat persoalan dunia," ungkapnya.
Pramono pun yakin hal ini bisa memberikan langkah yang baik bagi anak-anak di Jakarta.
Sasaran dan Kuota Program
Setidaknya akan ada 100 kuota mahasiswa asal Jakarta yang punya kesempatan untuk melanjutkan studi atau kuliah di luar negeri.
Nantinya seluruh kebutuhan mereka akan ditanggung oleh Pemprov, sehingga mahasiswa bisa fokus untuk pelajar tanpa memikirkan finansial.
Lanjutan dari program KJMU
Beasiswa ini sekaligus menjadi program lanjutan dari Kartu Mahasiswa Unggul (KJMU) yang sudah berjalan hingga saat ini.
Pemprov pun berharap KJMU memberi dukungan untuk mahasiswa kuliah di luar negeri.
Sehingga akan membuka akses lebih luas bagi anak muda Jakarta mendapat pengalaman pendidikan tingkat global.
Tujuan program beasiswa LPDP versi Jakarta
Program beasiswa ini bertujuan untuk memberi kesempatan bagi anak mudah Jakarta yang berprestasi dan berasal dari keluarga kurang mampu.
Dengan adanya program ini, diharapkan dapat menghasilkan generasi unggul yang mampu bersaing global dan membawa dampak positif bagi Jakarta.
Nantinya, setelah lulus mahasiswa diharapkan bisa kembali dan dapat mengabdi untuk Pemprov DKI baik berkerja di BUMD, PJLP, ASN atau instansi lainnya.***