Metropolitan

Resmi Uji Coba Sabtu 11 Oktober 2025, Wisata Malam Taman Margasatwa Ragunan Dimintai oleh Masyarakat Loh

Oleh: Desi Kris Senin 13 Okt 2025, 12:14 WIB
Wisata Malam Taman Margasatwa Ragunan atau Night at the Ragunan Zoo (Sumber: Instagram @ragunanzoo)

AYOJAKARTA.COM - Uji coba wisata malam Taman Margasatwa Ragunan (TMR) atau Night at the Ragunan Zoo ternyata sangat diminati oleh masyarakat.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Pramono mengatakan bahwa minat masyarakat terhadap uji coba wisata malam TME ini sangat tinggi.

Ia menyampaikan mendapat laporan bahwa minta masyarakat sangat luar biasa dan di luar dugaan.

Baca Juga: Apa Itu Human Design dan Manfaatnya untuk Diri Sendiri, Ini 5 Tipe yang Wajib Diketahui

"Baru pada hari pertama saja sudah terjadi antrean," ujarnya dikutip dari beritajakarta.id, Senin (13/10/2025).

Dengan demikian, Pramono kembali menegaskan bahwa sistem perparkiran di Ragunan saat ini sangat penting.

Pramono tidak ingin kemacetan terjadi di area Ragunan saat Sabtu malam ketika TMR beroperasi.

Diketahui, wisata malam TMR ini dibuka setiap Sabtu malam mulai 18.00-22.00 WIB.

Bahkan, Pramono mengatakan banyak permintaan masyarakat agar wisata malam ini tidak hanya dibuka pada hari Sabtu saja.

Menanggapi hal itu, Pramono dengan tegas pihaknya masih belum memastikan untuk menambah layanan operasional wisata malam di Ragunan.

Baca Juga: Polemik Polusi Udara di DKI Jakarta, DPRD DKI Jakarta: Solusi RTH hingga Evaluasi Perda Nomor 3 Tahun 2013

Harga tiket masuk wisata malam TMR atau Night at the Ragunan Zoo

Pembelian tiket masuk Ragunan bisa dibeli langsung di loket dengan JakCard.

Bagi yang belum memiliki, JakCard bisa dibeli dan diisi saldo di lokasi sebelum masuk area Ragunan.

- Dewasa Rp4 ribu

- Anak-anak Rp3 ribu

- Shuttle buggy car Rp250 ribu per jam

Baca Juga: Gubernur Pramono Meresmikan Pos Pemadam Kebakaran di Kebayoran Lama Utara: Biaya Pembangunan Bukan dari APBD, tapi...

Di wisata malam ini, pengunjung bisa menyaksikan satwa yang aktif di malam hari, seperti mamalia kecil, burung hantu, hingga reptil.

Ada pula sarana edukasi yang diharapkan menjadi ruang rekreasi yang sehat, aman, dan nyaman.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris