Metropolitan

Pramono Anung Soal Penelitian BRIN Air Hujan DKI Jakarta Mengandung Mikroplastik: Minta Kepala DLH DKI Segera Laporkan Hasil ke Publik

Oleh: Jinan Vania Barizky Selasa 21 Okt 2025, 14:56 WIB
Ilustrasi. Mikroplastik di Air Hujan (Sumber: Generative AI)

AYOJAKARTA.COM - Ramai kasus air hujan mengandung mikroplastik berbahaya di DKI Jakarta, Gubernur Pramono Anung buka suara.

Sebagai informasi hasil penelitian yang telah dilakukan sejak tahun 2022 ini dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Dari sample air hujan yang ada di DKI Jakarta menunjukkan adanya mikroplastik berbahaya dalam kandungan air hujan di ibu kota.

"Untuk hal yang berkaitan dengan hujan yang mengandung plastik yang ditemukan oleh BRIN, kami sudah melakukan pendalaman," ujar Pramono, di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Baca Juga: Bocoran Waktu Peluncuran Global Realme GT 8 Pro, HP dengan Kamera Profesiona;

Lebih lanjut Pramono meminta agar kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta segera mendalami dan menyampaikan hasil dari penelitiannya kepada publik dalam waktu dekat.

"Nanti secara khusus Kepala Dinas Lingkungan Hidup, saya akan minta untuk menyampaikan ke publik karena mereka juga melakukan penelitian. Dalam waktu dekat ini pasti akan saya minta untuk menyampaikan ke publik," pungkasnya.

Menurut hasil penelitian BRIN mikroplastik yang ditemukan berbentuk serat sintetis dan fragmen kecil plastik, terutama polimer seperti poliester, nilon, polietilena, polipropilena, hingga polibutadiena dari ban kendaraan.\

Baca Juga: Jasa Marga Wujudkan Asta Cita Prabowo-Gibran Lewat Infrastruktur Jalan Tol

Paparan mikroplastik ini bisa menimbulkan dampak kesehatan serius, seperti stres oksidatif, gangguan hormon, hingga kerusakan jaringan.

Dari sisi lingkungan, air hujan bermikroplastik berpotensi mencemari sumber air permukaan dan laut, yang akhirnya masuk ke rantai makanan.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky