Metropolitan

Pohon Tumbang Renggut Nyawa Pengemudi Lexus, Pramono Anung: Minta Distamhut Segera Tangani 5.000 Pohon Rawan

Oleh: Jinan Vania Barizky Senin 27 Okt 2025, 15:44 WIB
Kasus oengendara Lexus renggut nyawa usai jadi korban pohon tumbang pada Minggu, 26 Oktober 2025 (Sumber: TL TikTok ejaabrag389 | Foto: TL TikTok ejaabrag389)

AYOJAKARTA.COM - Hujan deras disertai angin yang terjadi pada Minggu, 26 Oktober 2025 menyebabkan korban jiwa akibat tumbangnya pohon di Jalan Metro Pondok Indah Raya.

Pengemudi mobil Lexus yang tertimpa pohon tumbang sekitar pukul 14.00 WIB ddikonfirmasi meninggal dunia.

Dikutip ayojakarta.com dari keterangan resmi, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta ikut turut belasungkawa atas kejadian yang terjadi.

"Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi di Pondok Indah. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujarnya.

Korban pohon tumbang sendiri akan mendapatkan santunan dari Distamhuy yang bisa diajukan melakui email distama@jakarta.go.idatau bisa langsung datang ke Kantor Dinas Pertamanan dan Hutan Kota.

Baca Juga: Pemprov DKI Melakukan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Hadapi Tantangan Mikroplastik di Air Hujan dan Udara di Jakarta

Besaran Nominal

Santunan yang dapat diterima korban bervariasi

1. Meninggal Dunia: Rp50 juta

2. Kerusakan kendaraan atau bangunan: maksimal Rp25 juta.

Pemerintah pun mengimbau bagi masyarakat yang melihat kejadian pohon tumbang bisa menghubungi Posko Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta di Jalan Aipda KS Tubun, Jakarta Pusat, atau menghubungi petugas siaga Sdr. Suriadih (0857-7388-5599).

Atau bisa dilakukan melalui aplikasi JAKI.

Baca Juga: Pejuang TB Simatupang Akhirnya Terbebas dari Rekayasa Lalu Lintas Mulai Hari Ini, Ada 3 proyek yang Rampung!

Respons Gubernur Pramono Anung

Menanggapi kasus tumbangnya pohon yang merenggut nyawa, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung segera mengambil langkah antisipatif untuk mencegah terulangnya insiden pohon tumbang.

Pramono meminta Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) untuk segera menangani sekitar 5.000 pohon yang dinilai rawan dan membutuhkan penyangga agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

"Saya sudah memutuskan, saya sudah memerintahkan kepada Pak Fajar (Kepala Distamhut), kebetulan Pak Fajar sekarang mungkin masih di rumah duka, untuk segera ditangani mungkin ada 5.000-an pohon yang perlu trigger atau penyangga," jelasnya.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky