AYOJAKARTA.COM - Kurangi potensi banjir di musim hujan akibat curah hujan yang tinggi di wilayah DKI Jakarta.
Kepala Pelaksanan BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji menyebutkan telah melakukan berbagai upaya mitigasi secara menyeluruh.
Upaya mitigasi dilakukan dengan berbagai cara mulai dari penyiagaan pompa, pengerukan badan air, hingga optimalisasi sistem drainase dan waduk.
"Kami tidak menunggu banjir datang. Sejak awal Oktober, seluruh perangkat daerah sudah bergerak menyiapkan sarana dan prasarana pengendalian banjir...,” ujar Isnawa dalam keterangannya, Selasa, 28 Oktober 2025.
Setidaknya 3.908 personel pasukan biru DSDA disiapkan di lapangan untuk mengatasi saluran air di DKI Jakarta.
Upaya Mitigasi Pemprov DKI Jakarta
DKI Jakarta sendiri kini memiliki 560 unit pompa stasioner di 191 lokasi dan 627 unit pompa mobile yang disiagakan di beberapa wilayah.
Informasi mengenai cuaca dan tinggi air dapat masyarakat akses melalui situs bpbd.jakarta.go.id atau media sosial Instagram @bpbdJakarta hingga aplikasi JAKI.
Selain potensi air yang meningkat hingga menyebabkan banjir, tumbangnya pohon pun menjadi perhatian.
Setelah adanya tragedi pengemudi mobil Lexus meninggal dunia pada Minggu, 26 Oktober 2025.
Baca Juga: Film Jadi Jalan Dakwah Baru, Wamenag Dukung Kreativitas Lewat Santri Film Festival 2025
Distamhut DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk melapor ke Posko Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI jika menemukan kerjadian pohon tumbang atau ada pohon yang ingin segera ditangani.
Masyarakan bisa menghubungi petugas siaga di 0857-7388-5599.
Laporan juga dapat disampaikan melalui layanan Jakarta Siaga 112 atau aplikasi Jakarta Kini (JAKI).***