AYOJAKARTA.COM - Jelang akhir tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta tetap meningkatkan kualitas pelayanan fasilitas bus TransJakarta.
Bus TransJakarta sendiri menjadi selalah satu moda transportasi publik yang banyak digunakan warga ibu kota.
Dikutip ayojakarta.com dari situs Pemprov DKI Jakarta, peningkatan fasilitas yang dilakukan ialah dengan menambah armada bus listrik Transjakarta untuk mengurangi polusi udara di Jakarta.
Hal ini disampaikan Pramono menanggapi wacana kenaikan tarif Transjakarta.
"Fasilitasnya sekarang kita perbaiki. Bahkan tahun ini untuk bus listrik Jakarta yang sebelumnya hanya beroperasi 200, sekarang akan beroperasi sampai dengan 500 bus listrik. Sehingga ini secara signifikan akan mengurangi polusi," ujar Pramono, di M Bloc Space di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 27 Oktober 2025.
Isu Kenaikan Tarif Transjakarta
Terkait isu kenaikan tarif, Pramono menjelaskan bahwa Pemprov DKI telah memberlakukan tarif gratis bagi 15 golongan masyarakat, yang mencakup ASN, TNI, Polri, pelajar, difabel, lansia yang berlaku di semua rute Transjakarta.
Namun, menurutnya, Pemprov DKI Jakarta tidak bisa menanggung subsidi untuk seluruh masyarakat Jakarta dan Jabodetabek.
"Tentunya kan enggak bisa Pemerintah Jakarta menyangga semua penduduk yang ada di Jakarta dan Jabodetabek. Kami sudah menghitung untuk Transjakarta, terutama juga untuk Transjabodetabek supaya harga antara Jakarta dan daerah penyangga tidak berbeda," jelasnya.
Pramono mengungkapkan, saat ini subsidi per tiket Transjakarta sudah mencapai lebih dari Rp9.000.
Karena itu, Pemprov sedang mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian tarif.
Lampu hijau untuk kenaikan tarif ini pun semakin terlihat.
"Waktunya kapan, kami akan melakukan," ungkapnya.
Lebih lanjut Pramono menegaskan, tarif Transjakarta saat ini masih lebih murah dibandingkan transportasi di daerah manapun, termasuk Bogor, Bekasi, dan Tangerang.
Ia mencontohkan, tarif Transjakarta dari Bogor ke Jakarta pada pagi hari sebelum pukul 06.00 bahkan hanya dikenakan Rp2.000 dengan fasilitas yang sangat baik.
Kenaikan tarif TransJakarta drngan nominal Rp.1.500 ramai jadi sorotan.
Tarif TransJakarta di tahun 2026 disebut akan menjadi Rp5.000 yang sebelumnya hanya dikenakan tarif Rp3.500.***

Share this article
Jelang akhir tahun 2025, Pemprov DKI Jakarta tetap meningkatkan kualitas pelayanan fasilitas bus TransJakarta.