AYOJAKARTA.COM - Lapangan padel yang berlokasi di Anwa Racquet Club, Taman Villa Meruya, Kembangan, Jakarta Barat diketahui ambruk pada Minggu, 26 Oktober 2025.
Ambruknya bangunan dari lapangan padel ini pun menjadi sorotan, karena pembangunan atap sendiri baru selesai 4 bulan yang lalu.
Sebagai informasi, angin kencang dan hujan sempat melanda wilayah DKI Jakarta kala itu.
Saat kejadian berlangsung, diketahui sedang dilangsungkan kegiatan turnamen The Prime Open Tournament termasuk ada beberapa artis yang terlihat.
Terkini, Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Barat sudah melakukan investigasi terkait ambruknya atap lapangan padel tersebut.
Kepala Suku Dinas CKTRP Jakarta Barat, Heru Sunawan mengatakan, berdasarkan hasil investigasi atap tersebut ambruk disebabkan sebagian struktur bangunan yang tidak mampu menahan beban saat terjadi hujan deras disertai angin kencang.
"Hasil pengecekan awal, diperkirakan terdapat bagian-bagian yang kurang dapat menahan beban kekuatan saat hujan yang sangat lebat dan angin kencang," ujarnya, pada Rabu, 29 Oktober 2025.
Heru pun meminta pengelola untuk menghentikan seluruh aktivitas operasional lapangan. Proses rekonstruksi pun dihentikan total untuk sementara waktu sebelum adanya kajian bangunan dari tim ahli.
Baca Juga: Menag Sampaikan Pesan Persaudaraan Dunia di Forum “Daring Peace” Vatikan
"Telah kita arahkan juga untuk menghentikan aktivitas rekonstruksi dan operasional sebelum memperoleh kajian yang telah dinilai kembali oleh Tim Profesi Ahli," terangnya.
Ia menambahkan, Suku Dinas CKTRP Jakarta Barat juga sedang meminta kajian teknis yang lebih mendalam dari pelaksana konstruksi.
"Segera akan dilakukan pengecekan lanjutan bersama Tim Profesi Ahli yang memiliki kapasitas guna memperoleh hasil yang lebih akurat dalam upaya perbaikan pada tahapan rekonstruksi ke depan," bebernya.***