Metropolitan

Gratis! 584 Petugas Pasukan Putih Siap Berikan Layanan Kesehatan Door to Door di DKI Jakarta

Oleh: Jinan Vania Barizky Kamis 30 Okt 2025, 14:43 WIB
Gubernur Pramono Anung Melepas 584 Anggota Pasukan Putih. (Sumber: beritajakarta.id/ Reza Pratama Putra)

AYOJAKARTA.COM - 584 petugas Pasukan Putih telah resmi dilepas untuk bisa memberikan layanan kesehatan door-to-door kepada masyarakat yang memiliki tingkat ketergantungan berat, baik keterbatasan fisik maupun psikis.

Pelepasan Pasukan putih ini dilakukan secara resmi oleh Gubernur Pramono Anung pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Pasukan Putih yang mendapatkan peatihan selama 1 bulan, diketahui berada di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk membantu pelayanan kesehatan berbasis komunitas pada tingkat kelurahan di lima wilayah kota administrasi.

“Mereka sudah satu bulan bekerja dan mendapatkan pelatihan untuk diterjunkan membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti penyandang disabilitas, lansia, serta warga yang sudah tidak dapat beraktivitas secara normal,” ujar Pramono dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Jakarta Job Fest 2025 Digelar Luring dan Daring, Ada 37 Perusahaan yang Buka Ribuan Lowongan Kerja

Adapun tugas Pasukan Putih, yaitu memberikan perawatan dasar, pemantauan kondisi kesehatan, pemberian edukasi, dukungan emosional, serta membantu proses rujukan ke fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menambahkan, Pasukan Putih dikoordinasikan melalui jaringan Puskesmas Pembantu di tingkat kelurahan.

Setiap Puskesmas Pembantu memiliki dua anggota Pasukan Putih. Ia menegaskan, seluruh layanan yang diberikan oleh Pasukan Putih tidak dikenai biaya atau gratis.

Ani mengungkapkan, dalam mekanisme pendataan dan pelayanan kepada warga, Pasukan Putih akan bekerja sama dengan kader Dasawisma.

Baca Juga: Apa Itu DME? Karakteristik dan Keunggulan Bahan Pengganti LPG

Para kader Dasawisma sudah memiliki daftar masyarakat yang membutuhkan bantuan atau keluarga yang memerlukan pelatihan untuk merawat anggota keluarganya yang memiliki keterbatasan fisik, seperti kesulitan mandi, bangun, atau berjalan.

“Data itu menjadi acuan penugasan bagi Pasukan Putih dan akan terus berkembang sesuai informasi serta permintaan yang masuk. Jika ada warga yang membutuhkan bantuan, selain melalui Dasawisma, mereka juga bisa langsung mengakses Puskesmas Pembantu terdekat dari tempat tinggal,” terangnya.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky