Apa Itu DME? Karakteristik dan Keunggulan Bahan Pengganti LPG

Ilustrasi gas untuk masak (Sumber: Unsplash/ KWON JUNHO)
Ilustrasi gas untuk masak (Sumber: Unsplash/ KWON JUNHO)

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Indonesia tengah bersiap melakukan transisi energi besar-besaran dengan mengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG) menjadi Dimethyl Ether (DME).

Program ini ditargetkan mulai berjalan pada tahun 2027, sebagai langkah strategis untuk mengurangi impor LPG yang saat ini mencapai sekitar 75% dari kebutuhan nasional.

Apa Itu DME?

Dimethyl Ether (CH₃OCH₃) adalah senyawa gas yang bisa diproduksi dari batu bara, biomassa, gas alam, hingga limbah organik. DME memiliki karakteristik fisika dan kimia yang mirip dengan LPG, sehingga bisa memanfaatkan infrastruktur tabung dan kompor gas yang sudah ada, meski memerlukan sedikit modifikasi.

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut, DME berpotensi menjadi alternatif energi bersih yang mendukung ketahanan energi nasional.

Dilansir dari laman resmi Kementerian Energi dan Sumbe Daya Mineral, dalam uji coba yang dilakukan sejak 2017 di Palembang, Muara Enim, dan Jakarta, hasilnya menunjukkan DME mudah dinyalakan, memiliki nyala api biru dan stabil, serta aman digunakan untuk memasak, meskipun waktu memasak sedikit lebih lama dibanding LPG.

Baca Juga: Berapa Harga DME Pengganti Gas LPG? Ini Bocorannya

Keunggulan DME Dibanding LPG

DME memiliki sejumlah keunggulan. Pertama, tidak mengandung sulfur, sehingga pembakarannya lebih ramah lingkungan dan menghasilkan emisi gas rumah kaca 20% lebih rendah dibanding LPG.

Kedua, warna api lebih biru dan tidak menimbulkan partikulat berbahaya seperti PM atau NOx. Dari sisi energi, DME memiliki nilai kalor 7.749 kcal/kg, sementara LPG sekitar 12.076 kcal/kg.

Meski lebih rendah, massa jenis DME lebih tinggi, sehingga efisiensi panasnya tetap dapat disesuaikan. Selain itu, DME dapat diproduksi dari berbagai sumber energi terbarukan, termasuk biomassa dan limbah, menjadikannya lebih fleksibel dan berkelanjutan dibanding LPG yang bergantung pada impor minyak bumi.

Meskipun harga pasti DME belum diumumkan, estimasi tahun 2025 menyebutkan harga subsidi DME setara tabung 3 kg berada di kisaran Rp34.000, lebih tinggi dari LPG Rp22.700.

Namun pemerintah meyakini, dalam jangka panjang, DME akan mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Jika proyek ini berjalan lancar, Indonesia bisa menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang sukses menggunakan DME secara massal sebagai pengganti LPG.***

Baca Juga: Hasil Uji Terap DME Sebagai Pengganti LPG di Tahun 2027, Efisien atau Tidak?

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# LPG
# DME

Berita Terkait

News Update

Nasional

Apa Keunggulan Teknologi Bioetanol Generasi Kedua dari Limbah Biomassa?

Bioetanol G2 dari limbah sawit (TKKS) jadi solusi swasembada energi tanpa konflik pangan. Namun, proyek hulu di Lampung terancam lonjakan biaya konversi akibat pelemahan rupiah terhadap dolar AS.

Metropolitan

Ciptakan Lingkungan Bersih! Per Agustus 2026, 146 Pasar di Jakarta Terapkan Program Gerakan Pilah Sampah dari Sumber

Program ini mendorong para pedagang, pengelola pasar, hingga pengunjung untuk memisahkan sampah sesuai jenisnya sejak awal.

Metropolitan

Kurangi Aksi Tawuran, Gubernur Pramono akan Perbanyak Fasilitas Olahraga dari Lapangan Sepak Bola hingga Ring Tinju

Pramono rencananya akan memperbanyak lapangan speak bola, arena skateboard hingga ring tinju di ruang terbuka.

Pendidikan

Mahasiswa Merapat! Begini Cara dan Tahapan Daftar Magang di Perpusnas, Bisa Lewat Email Lho

Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI secara resmi membuka program magang bagi mahasiswa yang ingin menambah pengalaman di pusat literasi nasional tersebut.

Nasional

Bukan Cuma Tebu, Toyota dan Pertamina Garap Bioetanol Generasi Kedua dari Limbah di Lampung

Arahan Presiden Prabowo, mandatori bioetanol rilis 2027 pasca uji E5 Juli 2026. Proyek terintegrasi di Lampung gandeng Toyota-Pertamina guna olah limbah biomassa jadi bioetanol generasi kedua.

Metropolitan

Kolaborasi Pemprov DKI Jakarta Bersama Breathe Cities untuk Wujudkan Kualitas Udara Bersih di Ibu Kota

Program ini merupakan inisiatif global yang berfokus pada percepatan penanganan polusi udara di kawasan perkotaan

Jakarta Pusat

Dari Sampah Jadi Cuan, Pupuk Kompos Buatan Cempaka Putih Timur Dijual Rp10 Ribu per Kg

Program ini telah berjalan sekitar tiga bulan dan menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Jakarta Timur

Pramono Anung Buka Suara Usai Tragedi Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong Cipayung: 1 WNA dan 2 WNI

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara terkait tragedi maut yang menimpa tiga orang pekerja yang tengah bertugas di dalam gorong-gorong kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

Metropolitan

Catat! Akses Penumpang KRL Stasiun Karet Dipindahkan ke BNI City per 28 September 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan perubahan ini berlaku seiring integrasi dari kedua stasiun.

Metropolitan

Penataan Kabel SJUT Tidak Bisa Dilakukan Cepat dam Serentak, Pramono Anung: Karena Begitu Banyak dan Kompleks!

Pemprov DKI sudah memulai proses penataan kabel udara yang selama ini dinilai mengganggu estetika kota dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.

Metropolitan

Tekan Angka Tawuran, Pramono Anung akan Perbanyak Lapangan Bola hingga Ring Tinju di Jakarta!

Pramono mengungkapkan bahwa penyediaan sarana seperti lapangan sepak bola, arena skateboard, hingga ring tinju akan menjadi prioritas untuk memberikan kegiatan yang bermanfaat.

Bisnis

Pakai Panel Surya dan Biogas, Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bangun Fasilitas Hijau di Karawang

Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga Regional JBB puji Program Ngabedahkeun Walahar di Karawang. Sukses olah eceng gondok via teknologi Hydropure!

Jakarta Timur

Proyek Normalisasi Kali Ciliwung Dikebut, Pemprov DKI Jakarta Alokasikan Anggaran Rp 300 Miliar untuk Bebaskan Lahan

Pramono Anung menegaskan bahwa percepatan normalisasi Kali Ciliwung menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

Bisnis

BRI Permudah Akses Investasi Ritel Lewat Peluncuran ORI030 Berkupon Hingga 7,00 Persen

BRI hadirkan ORI030 dengan kupon tetap hingga 7,00 persen per tahun di BRImo. Yuk aman investasi dijamin negara, beli sekarang sebelum habis!

Jakarta Pusat

Kabel Fiber Optik Menjuntai di Jalan Cideng Ditertibkan,Ditargetkan Selesa dalam 2 Pekan

Penataan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua pekan sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman.

Bisnis

Mengendus Penyelewengan Sejak 2024, BNI Seret Kasus KUR Jember ke Polisi

BNI tegaskan kasus KUR Jember berawal dari laporan proaktif perseroan sejak 2024. Manajemen terapkan zero tolerance terhadap fraud!

Metropolitan

Pertama di Indonesia! Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling, Pramono Anung: Wujudkan Jakarta Ramah Hewan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan layanan mobil klinik hewan keliling di RPTRA Mustika 2, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 10 Juli 2026.

Jakarta Timur

Wujudkan Jakarta Kota Global, Perumda Pasar Jaya Luncurkan Gerakan GEBER di Pasar Induk Kramat Jati!

Perumda Pasar Jaya resmi meluncurkan Gerakan Bersama Bersih Pasar (GEBER) di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat, 10 Juli 2026.

Metropolitan

Normalisasi Kali Ciliwung Dikebut! Pramono Anung Jamin Pembebasan Transparan, Target Rampung 2027

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan proses pembebasan lahan dalam proyek ini berjalan transparan tanpa melibatkan pihak ketiga atau perantara.

Metropolitan

Waspada! BPBD DKI Jakarta Beri Peringatan Banjir Rob di Pesisir Utara hingga 16 Juli 2026, Cek Daftar Wilayahnya

BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi terjadi pada periode 9 hingga 16 Juli 2026.