Metropolitan

Cuaca Ekstrem di DKI Jakarta: 1 Korban Jiwa Akibat Pohon Tumbang, Pramono Anung Ikut Belasungkawa

Oleh: Jinan Vania Barizky Jumat 31 Okt 2025, 14:08 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Cuaca hujan dan angin kencang yang terjadi pada Kamis, 30 Oktober 2025 di beberapa wilayah DKI Jakarta ternyata tidak hanya menyebabkan banjir namun adanya korban jiwa.

Sebagai informasi, seorang driver menjadi korban jiwa meninggal dunia karena tertimpa pohon di Dharmawangsa, Jakarta Selatan sekitar pukul 3 sore.

Sebelumnya, sempat terjadi korban jiwa akibat pohon tumbang pada Minggu, 26 Oktober 2025 yang menimpa pengemudi mobil Lexus di kawasan Jalan Metro Pondok Indah Raya, Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pun ikut buka suara dan menyampaikan rasa duka mendalam.

"Innalillahi wa innailaihi rojiun. Saya atas nama Gubernur dan Pemprov DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa mendalam atas meninggalnya satu orang driver yang kendaraannya tertimpa pohon di Jakarta Selatan, kemarin sore," ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 31 Oktober 2025.

Baca Juga: Tok! Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta Sepakat APBD Tahun 2026 Turun Menjadi Rp81,3 Triliun, Program Bansos Aman?

Seluruh biaya penanganan untuk korban meninggal dunia dan luka-luka ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta

Hingga pukul 22.00 WIB malam, tercatat terjadinya pohon tumbang di 10 lokasi yaitu satu di Jakarta Pusat, dua di Jakarta Selatan dan tujuh di Jakarta Timur.

Akibat peristiwa tersebut, setidaknya tujuh kendaraan roda empat, dua kios, satu pos warga, tiga kabel listrik, satu tiang rambu jalan, satu atap sekolah (SDN 04 Dukuh), satu kabel internet, dan satu kandang kambing mengalami kerusakan.

Pramono mengakui, cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini merupakan anomali dengan intensitas curah hujan dan kecepatan angin yang sangat tinggi.

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta sendiri telah secara rutin melakukan pemangkasan dan penebangan pohon.

Baca Juga: Penyesuaian Layanan Transjakarta Imbas Genangan Akibat Hujan Deras, Catat Rutenya!

Hingga akhir Oktober 2025, tercatat 5.722 pohon dicek kesehatannya dan 62.161 pohon telah dipangkas untuk mencegah pohon tumbang.

Pemangkasan pohon selama ini dilakukan setiap seminggu sekali yakni pada hari Rabu di seluruh wilayah kota administratif Jakarta.

Menanggapi kondisi saat ini, Pemprov DKI Jakarta akan secara intens melakukan pemangkasan pohon setiap hari di seluruh wilayah Jakarta di luar jam sibuk yakni pada pukul 10.00-14.00 agar warga tetap bisa beraktivitas.

"Pohon yang kondisinya sudah tidak sehat akan dipangkas guna menghindari pohon tumbang," kata Pramono.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky