Metropolitan

Atasi Anomali Cuaca Ekstrem 25 Hari ke Depan, Pramono Anung akan Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

Oleh: Jinan Vania Barizky Jumat 31 Okt 2025, 14:52 WIB
Ilustrasi Hujan Petir Jakarta Selatan. (Sumber: Pixabay/WKIDESIGN)

AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta berikan instruksi terkait cuca ekstrem yang terjadi, terlebih anomali cuaca ini akan bertahan selama 25 hari ke depan.

Cuaca aekstrem yang terjadi di wilayah DKI Jakarta membuat banjir di berbagai titik, bahkan cuaca hujan yang disertai angin kencang tersebut menyebabkan korban jiwa.

Di bulan Oktober 2025 ini setidaknya sudah terjadi 2 korban jiwa meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri diketahui telah banyak menebang pohon yakni mencapai 62.161 pohon untuk mencegah kejadian pohon tumbang.

Baca Juga: Dinsos DKI Jakarta Salurkan Bansos untuk Warga yang Terdampak Banjir dan Tanah Longsor di Jaksel

Operasi Modifikasi Hujan

Untuk mengatasi potensi anomali cuaca ekstrem selama 25 hari ke depan, pemprov DKI Jakarta diketahui akan melakukan Operasi Modifikasi Cuaca dengan berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD DKI Jakarta.

"Kami juga akan terus menyampaikan informasi cuaca, terlebih jika cuaca ekstrem pada masyarakat Jakarta agar lebih waspada melalui berbagai kanal media milik Pemprov DKI," ucap Pramono.

Bukan hanya itu, Pramono juga mengingatkan adanya potensi banjir rob yang terjadi pada 6-8 November mendatang.

Selain pohon tumbang, curah hujan tinggi juga menyebabkan banjir di sejumlah titik, terutama di Jakarta Selatan.

Pramono menyebut, banjir mulai surut pada pukul 01.16 WIB atau Jumat dini hari, terutama di wilayah Kemang Raya.

Baca Juga: BNI Dukung Bisnis Kuliner Minang di Eropa Melalui Program Diaspora Loan

"Pasukan Biru dari Dinas Sumber Daya Air bekerja keras mengoperasikan pompa agar air segera surut," pungkasnya.

Banjir akibat luapan Kali Krukut hal ini terjadi karena adanya penyempitan sungai.

Lebar kali yang seharusnya 20-30 meter kini hanya tersisa 5-10 meter, normalisasi Kali Ciliwung dan Kali Krukut untuk mengatasi masalah banjir di sekitar wilayah tersebut akan segera dilakukan.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky