AYOJAKARTA.COM - Musim hujan kini sudah terjadi di beberapa wilayah, salah satunya di Jakarta.
Bahkan, BMKG meprediksi bahwa musim hujan akan terjadi hingga Februari 2026.
Memasuki musim hujan, Jakarta telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya gerangan air.
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta memanfaatkan teknologi berbasis alam yang hadir di berbagai titik dan jalur hijau Jakarta yakni bernama Bioswale.
Apa Itu Biswale?
Bioswale bisa menahan laju air hujan sebelum membebani saluran drainase utama.
Bioswale merupakan saluran resapan alami dengan kemiringan landai yang membantu air hujan meresap ke tanah.
Bukan hanya mengurangi genangan, teknologi ini juga bisa membantu membersihkan air, dan mendukung ekosistem keberlanjutan.
Baca Juga: Gandeng IKJ, Pemprov DKI Siap Jadikan Kota Tua Etalase Seni Budaya
Bioswale ini dihadirkan di beberapa wilayah seperti:
- Taman Kura-kura, Kebayoran Baru
- Taman Duren Bangka, Pancoran
- Taman Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kebayoran Baru
- Taman Mataram, Kebayoran Baru
- Taman Link In Park, Rawasari
- Taman Embung Cempaka Putih, Jakarta Pusat
Jika kamu menemukan genangan air, bisa segera melapor ke kanal aduan resmi Pemprov DKI Jakarta.***