Metropolitan

Bertemu Airlangga Hartarto, Pramono Anung Usulkan 2 Proyek DKI Jakarta Masuk PSN

Oleh: Jinan Vania Barizky Senin 10 Nov 2025, 16:22 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan 2 proyek menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung diketahui bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada hari ini Senin, 10 November 2025 di kantor Kemenko, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono Anung mengusulkan 2 proyek menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

2 proyek tersebut ialah revitalisasi Kota Tua dan pembangunan rumah sakit tipe A bertaraf internasional di lahan Sumber Waras.

Hal ini agar kedua proyek tersebut bisa dipercepat dalam proses pembangunan.

Berikut beberapa pertimbangan yang membuat 2 proyek ini diusulkan menjadi bagian dari PSN:

Baca Juga: Buntut Kasus Ledakan SMAN 72 Jakarta Pemerintah akan Batasi Game Online, Pemprov DKI Jakarta akan Dukung Penuh

  1. Revitalisasi Kota Tua

Revitalisasi dan pengelolaan Kota Tua akan dilakukan oleh Pemprv DKI Jakarta bersama Danantara dan Kementerian Ekonomi Kreatif.

Kerja sama yang dilakukan ini karena Kota Tua merupakan aset milik pemerintah pusat, terutama BUMN yang dikoordinasikan dengan Danantara.

Revitalisasi Kota Tua ini akan mulai dilakukan pada tahun 2027.

Pembagunan infrastruktur dasar seperti pedestrian, jalan, dan sungai di sekitar akan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta di tahun 2026.

Baca Juga: Bagaimana Cara Mengurus Kartu Layanan Gratis Transjakarta yang Rusak atau Hilang? Simak di Sini

  1. Lahan Sumber Waras

Menurut Pramono Anung pembangunan rumah sakit tipe A bertaraf internasional di lahan 3,6 hektare ini bisa menjadi rujukan utama penyakit khusus seperti penyakit jantung, kanker dsb yang tentu saja dapat bermanfaat dan menjadi rujukan utama di Indonesia.

"Kalau dikembangkan, direncanakan khusus misalnya untuk rumah sakit hal yang berkaitan dengan jantung, dengan kanker, dan penyakit-penyakit khusus, maka saya yakin itu akan menjadi penyakit rumah sakit yang baik dan menjadi rujukan bagi Indonesia," jelas Pramono.

Menanggapi usulan dari Pramono, Menko Airlangga Hartarto sendiri akan mempelajari kedua usulan tersebut.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky