Metropolitan

Menuju Transportasi Masa Depan Bersih dan Efisien, Pemprov DKI Jakarta Perbanyak Bus Listrik untuk Armada Transjakarta

Oleh: Desi Kris Rabu 12 Nov 2025, 06:59 WIB
Bus Listrik Transjakarta (Sumber: Instagram @dkijakarta)

AYOJAKARTA.COM - Transjakarta merupakan salah satu transportasi umum yang paling sering digunakan di Jakarta.

Untuk terus meningkatkan kenyamanan penumpang, pergantian armada Transjakarta pun dilakukan.

Dulu bising, kini senyap dengan digunakannya armada dari bus listrik.

Hal ini menjadi langkag Pemprov DKI Jakarta untuk memperluas penggunaan bus listrik Transjakarta sebagai bagian dari komitmen menuju kota rendah emisi.

Selain itu, langka Pemprov perbanyak armada bus listrik ini adalah sebagai langkah menuju transportasi masa depan yang bersih dan efisien.

Pemprov DKI juga ingin memberikan transportasi publik yang modern, ramah lingkungan, dan nyaman untuk semua warga.

Lantas apa alasan armada bus listrik kini lebih diperbanyak?

1. Bus listrik tidak menghasilkan emisi gas buang seperti bus diesel.

2. Dengan energi listrik, armada bus Transjakarta tidak mengeluarkan emisi gas rumah kaca saat beroperasi.

Hal ini tentu berkotribusi dalam upaya global untuk mengurangi jejak karbon.

Pengadaan bus listrik ini sejalan dengan target Pemprov DKI Jakarta untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 50 persen pada tahun 2030 dan 0 persen emisi karbon tahun 2050.

Sebab, bus listrik ini mampu menekan emisi hingga 422 ribu ton COe yang setara dengan menanam 1,5 juta bibit pohon.

Selain itu juga untuk menghemat biaya operasional hingga 20 persen.

Saat ini, Pemprov DKI menargetkan 50 persen armada Transjakarta berbasis listrik pada tahun 2027 dan 100 persen pada 2030.

Hingga kini sudah ada 425 unit bus listrik yang telah beroperasi dan akan bertambah hingga 500 unit hingga akhir tahun 2025.

Contoh saja, rute Blok M-Ancol yang kini sudah sepenuhnya menggunakan bus listrik.

Pelayanan bus ini disertai dengan persiapan ekosistem pendukung.

Antara lain yaitu charging station, pelatihan SDM dan peningkatan akses ramah pejalan kaki di titik-titik intregasi.

Dalam mobil listrik juga disediakan fasilitas port USB untuk mengisi daya ponsel.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris