AYOJAKARTA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi penting terkait potensi terjadinya banjir rob atau banjir pesisir di sejumlah wilayah di Indonesia.
Hal ini karena akan terjadi fenomena fase bulan baru pada tanggal 20 November 2025 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
Fase bulan baru (new moon) adalah fase ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, sehingga sisi Bulan yang menghadap ke Bumi tidak terkena cahaya Matahari.
Baca Juga: Tak Perlu Khawatir! Program Pangan Bersubsidi DKI Jakarta akan Berlanjut di Tahun 2026
Akibatnya, Bulan tidak terlihat dari Bumi atau tampak sangat gelap. Saat fase bulan baru, gaya tarik Bulan dan Matahari dapat saling menguatkan, sehingga memicu pasang maksimum (spring tide).
Potensi banjir rob ini tentu akan berdampak pada kegiatan dan aktivitas masyarakat yang berada di pelabuhan dan pesisir seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, pemukiman di pesisir hingga tambak garam dan perikanan darat.
Berikut pesisir Indonesia yang harus waspada di periode 17 November-3 Desember 2025:
- Pesisir Aceh
- Pesisir Sumatera Utara
- Pesisir Sumatra Barat
- Pesisir Jambi
- Pesisir Kep. Bangka Belitung
- Pesisir Lampung
- Pesisir Banten
- Pesisir Jakarta
- Pesisir Jawa Barat
- Pesisir Jawa Tengah
- Pesisir Jawa Timur
- Pesisir Bali
- Pesisir Nusa Tenggara Barat
- Pesisir Kalimantan Utara
- Pesisir Kalimantan Selatan
- Pesisir Kalimantan Barat
- Pesisir Kalimantan Tengah
- Pesisir Sulawesi Utara
Baca Juga: Sepakat Kerja Sama dengan Bobibos, Dedi Mulyadi: Jerami Diolah, Petani Pun Berkah!
Khusus untuk pesisir Jakarta yang menjadi sorotan pada tanggal 17-25 November 2025:
- Pesisir Kamal Muara
- Pesisir Kapuk Muara
- Pesisir Pluit
- Pesisir Ancol
- Pesisir Kamal
- Pesisir Marunda
- Pesisir Cilincing
- Pesisir Tanjung Priok
- Pesisir Kalibaru
- Pesisir Muara Angke, Penjaringan.***