Metropolitan

Prediksi BMKG Curah Hujan Tinggi Desember 2025, Pramono Ingatkan Dinas dan Jajaran Siap Hadapi Potensi Banjir Rob

Oleh: Jinan Vania Barizky Rabu 03 Des 2025, 14:55 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono saat memimpin Townhall Meeting bersama para camat dan lurah di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu, 3 Desember 2025. (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan imbauan bagi ibu kota DKI Jakarta tentang potensi adanya curah hujan tinggi dan banjir rob di bulan Desember 2025.

Menanggapi imbauan ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau dinas dan jajaran terkait untuk siap dalam menghadapi potensi banjir rob di akhir tahun.

Hal ini disampaikan Pramono saat memimpin Townhall Meeting bersama para camat dan lurah serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Rabu, 3 Desember 2025.

Baca Juga: Penghargaan Bergengsi untuk BRI, Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Besar bagi UMKM Nasional

Lebih lanjut, Pramono menyoroti imbauan dari BMKG yang menyebutkan potensi hujan ini hingga Januari 2026 bahkan curah hujan yang tinggi ini mencapai 200 hingga 300 mm per hari.

"Untuk itu memang harus ada persiapan di lapangan yang dipersiapkan secara dini," ujar Pramono.

Beberapa upaya Pemprov DKI Jakarta antisipasi potensi banjir di DKI Jakarta, mulai dari optimalisasi pompa kepada Dinas Sumber Daya Air (SDA).

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga diminta untuk segera melakukan modifikasi cuaca sebagai upaya mitigasi, terutama saat curah hujan diprediksi melebihi 200 mm.

Pramono pun mengingatkan camat dan lurah se-Jakarta, untuk melakukan antisipasi dini di lapangan terhadap potensi terjadinya banjir.

"Sebagai camat, sebagai lurah, di mana saudara-saudara berada, kalau ada saluran yang kurang baik, segera dilaporkan. Apakah itu menjadi tanggung jawab saudara atau menjadi tanggung jawab Sumber Daya Air, dan sebagainya, harus segera dikoordinasikan," jelasnya.

Baca Juga: PNM Tingkatkan Motivasi Karyawan Lewat Reward Journey Bernilai Tinggi

Pramono juga mengingatkan pentingnya memperkuat koordinasi dengan dengan warga, termasuk memanfaatkan fungsi rumah ibadah seperti masjid dan gereja sebagai sarana peringatan dini terjadinya bencana.

Kekinian, pihak Pemprov DKI Jakarta diketahui sedang melakukan normalisasi Kali Krukut dan Ciliwung hal ini sebagai upaya ini untuk mencegah dampak bencana banjir di Jakarta.

Progres Kali Krukut diketahui sudah mencapai 85 persen dan akan segera selesai.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky