AYOJAKARTA.COM - Imbauan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar para lurah dan camat di DKI Jakarta tidak melakukan pungutan liar (Pungli).
Pramono pun menegaskan bahwa pelayanan terbaik harus diberikan kepada masyarakat tanpa terkecuali.
Sebagai informasi Pramono Anung diketahui dir dalam agenda Townhall Meeting bersama para camat dan lurah serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025.
Baca Juga: Kisah Pilu Reno Anjing Unit K-9 Polda Riau, Gugur Kala mencari Korban Bencana Banjir-Longsor Sumbar
"Saya sungguh berharap persoalan layanan publik di bawah, jangan ada lagi saya mendengar pungutan-pungutan liar. Jangan ada lagi. Dan untuk yang seperti ini, sebagai Gubernur saya enggak memberikan toleransi," ujar Pramono.
Ia menginstruksikan seluruh pemimpin wilayah, terutama para camat dan lurah yang baru dilantik, agar memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Bahkan Pramono menjanjikan akan memberi promosi jabatan baru kepada camat atau lurah yang berprestasi.
"Kalau saudara-saudara berprestasi, saya orang yang kemudian tidak segan-segan untuk mempromosikan saudara-saudara sekalian. Bagi saya enggak perlu kemudian antrean birokrasi yang berkepanjangan," kata dia.
Selain itu, Pramono juga memberikan kesempatan bagi para lurah yang berprestasi untuk bisa melakukan studi banding di negara lain.
"Apakah itu nanti ikut sama saya ke Tokyo, ke New York, pokoknya salah satu supaya mereka bisa melihat dunia. Sebab saya meyakini kalau orang yang sudah melihat dunia, pasti pikirannya akan jauh lebih luas," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono pun ikut mengimbau Dinas dan jajarannya untuk mengantisipasi potensi cuaca hujan dengan intensitas tinggi di akhir tahun 2025.
Terlebih setelah adanya imbauan dari BMKG tentang puncak musim hujan di bulan Desember 2025 dan kemungkinan banjir rob yang terjadi DKI Jakarta. **