AYOJAKARTA.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau warga pesisir DKI Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang diprediksi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Banjir pesisir ini diperkirakan melanda sejumlah wilayah akibat kenaikan muka air laut yang cukup signifikan, terutama pada awal Desember 2025.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) telah bersiaga menghadapi potensi rob yang diprediksi berlangsung pada 4–6 Desember 2025.
Baca Juga: Bobibos Klarifikasi Isu Soal Tiba-tiba Menghilang, Janji Bikin Kejutan pada 18 Desember 2025
Berdasarkan laporan Time Forecast, ketinggian muka air di kawasan Pasar Ikan bahkan diperkirakan dapat mencapai sekitar +260 mPP pada hari puncaknya.
Sejumlah wilayah diprediksi terdampak, meliputi Kamal, Muara Angke, Baywalk Pluit, Sunda Kelapa, RE Martadinata, dan Blencong Marunda.
Menurut Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, beberapa titik hampir dipastikan mengalami genangan, meski kawasan Baywalk Pluit diprediksi lebih aman karena telah memiliki tanggul mitigasi baru.
Berbagai langkah antisipasi telah dilakukan pemerintah. Dari sisi infrastruktur, pembangunan dan perbaikan tanggul terus dipercepat. Tanggul mitigasi di Muara Angke dirampungkan, begitu pula perbaikan tanggul di kawasan docking Mandala Bahari.
Baca Juga: Acer Predator Triton 14 AI, Laptop Gaming Tipis dengan Performa Super Kencang, Intip Spesifikasinya
Peninggian tanggul di Pelabuhan Sunda Kelapa oleh IPC dan pembangunan Tanggul NCICD di Muara Karang dan Ancol oleh Dinas SDA juga terus berjalan.
Selain itu, Kementerian PUPR menutup kebocoran sheet pile Kali Ancol dan memperkuat sisi utara dengan tambahan sheet pile.
Optimalisasi sistem pengendali air turut ditingkatkan melalui pengerukan Waduk Muara Angke, pembuatan sodetan, dan pengurasan saluran di wilayah rawan.
Pemerintah juga membangun jalur crossing saluran dari Jl. Pluit Karang Ayu menuju Pompa PLTU Muara Karang agar aliran air bisa ditangani lebih cepat.
Baca Juga: Jadwal Layanan Samsat Keliling di Jakarta Selatan, Ada Penghapusan Denda Sampai 31 Desember 2025
Untuk kebutuhan darurat, pemerintah menyiagakan 16 pompa mobile lengkap dengan operator, tiga titik Pompa Sub Polder, serta menyediakan 5.000 karung pasir.
Sekitar 500 personel satgas juga disiagakan dengan pompa apung dan peralatan pendukung untuk merespons genangan dengan cepat.
Warga pesisir diimbau untuk rutin memantau informasi resmi melalui kanal darurat 112, aplikasi JAKI, situs Pantau Banjir, serta akun @infobmkg dan @bpbddkijakarta.
Masyarakat juga diminta mengamankan barang di area rendah dan menghindari aktivitas di pesisir saat kondisi pasang. Prediksi puncak pasang adalah 5 Desember 2025 pukul 09.00 WIB (periode rob 4–6 Desember 2025).***

Share this article
BPBD mengimbau warga pesisir Jakarta waspada rob 4–6 Desember 2025. Enam wilayah berpotensi tergenang, sementara pemerintah siagakan pompa, tanggul, dan satgas. Puncak pasang 5 Desember.