Metropolitan

Pramono Anung Tinjau Langsung Tanggul Pengaman Pantai Muara hingga Progres NCICD

Oleh: Jinan Vania Barizky Senin 08 Des 2025, 13:17 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan kesiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menghadapi ancaman banjir rob di pesisir utara Jakarta. (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung terjun langsung melihat persiapan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menghadapi banjir di pesisir utara.

Pramono terlihat melakukan peninjauan langusng ke area tanggul pengaman pantai di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin, 7 Desember 2025.

Lebih lanjut, Pramono menyebutkan bahwa penanganan banjir rob di DKI Jakarta akan menjadi prioritas utama.

Baca Juga: Kabar Baik! PWI Pusat Resmi Perpanjang Pendaftaran Adinegoro Award 2025 hingga 17 Desember

"Sebenarnya kami sudah mengantisipasi sejak awal dalam 10 bulan pemerintahan yang saya pimpin. Saya sudah langsung ini menjadi prioritas. Maka kenapa di Muara Angke yang tentunya kalau tidak ada antisipasi itu pasti rob-nya jauh lebih tinggi," jelas Pramono.

Ia menyebut antisipasi ancaman banjir rob dilakukan di sejumlah titik, termasuk di Muara Angke, Muara Baru, Sunda Kelapa, Green Bay Pluit, RE Martadinata, Ancol, dan Cilincing–Marunda Pulo.

Pembangunan dan pemeliharaan tanggul di pesisir utara Jakarta ini melibatkan banyak pihak, termasuk Kementerian PU, Pelindo, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan juga Pemprov DKI.

Meski demikian, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air menjadi penanggung jawab utama terhadap pembangunan dan pemeliharaan tanggul pengaman pantai.

Pemprov DKI, kata dia, melakukan penanganan banjir, termasuk dengan menyiapkan pompa air.

"Karena apa pun, Pemerintah DKI Jakarta harus hadir untuk itu," tegasnya.

Baca Juga: Sumatra Seperti ‘Bom Waktu’ Bencana? Ahli Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Hulu DAS

Progres Program NCICD (National Capital Integrated Coastal Development)

Pada tahun anggaran 2025 program jangka panjang NCICD (National Capital Integrated Coastal Development) akan dilanjutkan.

Hal ini meliputi Segmen Asahimas sepanjang 1,2 km, Segmen Ancol Barat-Seafront sepanjang 0,8 km, dan tanggul mitigasi Muara Angke sepanjang 1,1 km.

"Harapan saya kalau dari 28 (km) itu, 11 km sekian sudah kita lakukan, masih kurang 16 koma sekian. Dan mudah-mudahan untuk tahun ini, di 2026 yang paling utama adalah di Pantai Mutiara kurang lebih 430 meter sisi timur dan 100 sisi barat," lanjutnya.

Sedangkan penanganan pada Muara Baru, khususnya pada kawasan milik Pelindo, penanganan akan dilakukan secara bertahap, meliputi penguatan tanggul eksisting sepanjang sekitar 1 km dan pembangunan pelindung terhadap tanggul eksisting sepanjang sekitar 200 meter.

Sementara untuk kawasan Ancol, penanganan akan dilaksanakan oleh pihak Ancol dan pada segmen RE Martadinata, pekerjaan akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun anggaran 2025-2027.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky