AYOJAKARTA.COM - Atasi potensi banjir rob Jakarta yang diprediksi BMKG akan terjadi hingga 23 Desember 2025 Pemprov DKI Jakarta diketahui lakukan beberapa hal ini
Dikutip ayojakarta.com dari Instagram resmi Pemprov DKI, Pramono Anung selaku Gubernur DKI Jakarta menyebutkan penanganan banjir rob menjadi salah satu prioritas utama.
"Saya memahami betul kesulitan yang dialami warga dan kami terus bekerja memastikan kondisi ini segera tertangani. Kami sudah langsung menjadikan hal ini prioritas. Kemarin memang rob yang terjadi karena supermoon dan dari 15 hari yang lalu kami sudah mempersiapkan (Antisipasi ya)," ujar Pramono dalam keterangan resminya.
Baca Juga: BNI Borong Dua Penghargaan Internasional atas Keberhasilan Pengembangan SDM
Berikut deretan antisipasi yang dilakukan oleh pihak Pemprov DKI Jakarta:
1. Sinergi Lintas Sektor
Pengawasan pesisir dengan koordinasi intensif bersama Kementerian PU, KKP, Pelindo, dan Dinas SDA.
Setidaknya terdapat 7 titik lokasi yang menjadi fokus utama yakni Muara Angke, Muara Baru, Sunda Kelapa, Green Bay Pluit, R.E.Martadinata, Ancol, Cilincing-Marunda Pulo.
2. Pembangunan Tanggul Pengamanan Pantai NCICD (National Capital Integrated Coastal Development)
Setidaknya terdapat 4 kawasan yakni Pantai Mutiara yang pengerjaan akan dimulai 2026, Kawasan Ancol dilaksanakan pihak Ancol, Segmen R.E martadinata dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum di tahun 2025-2027 Dan Muara Baru yang merupakan kawasan milik Pelindo akan dilakukan secara bertahap.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada hingga akhir tahun karena fenomena bencana hidrometeorologi.
Angin kencang hingga hujan Intensitas tinggi bisa masyarakat pantau melalui Instagram BMKG, BPBD DKI Jakarta, hingga JAKI.***