Metropolitan

Upaya Atasi Banjir Rob, Pembangunan Tanggul NCICD Segmen Ancol Capai 95,32 Persen, Pramono: Beberapa Tempat akan Jadi Tempat Wisata

Oleh: Jinan Vania Barizky Jumat 19 Des 2025, 13:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau langsung progres pembangunan tanggul pengaman pantai NCICD Segmen Ancol pada Jumat (19/12) (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau langsung pembangunan tanggul pengaman pantai National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Segmen Ancol (Paket 2) di Jakarta Utara, Jumat (19/12).

Hadirnya proyek pembangunan tanggul NCICD ini sebagai bentuk upaya Pemprov DKI Jakarta untuk menangani banjir rob di ibu kota.

Terlebih ketika situasi cuaca yang tidak bisa diprediksi bahkan menjadi cuaca ekstrem yang bisa menyebabkan banjir rob di pesisir DKI Jakarta.

Baca Juga: DKI Jakarta Jadi Provinsi Pertama Gunakan Digitalisasi Perpajakan MPD, Lebih Aman dan Transparan?

Proyek strategis untuk penanganan banjir rob ini rencananya akan dilakukan hingga 2029.

Untuk pembangunan NCICD kawasan Ancol Barat diketahui sudah mencapai 2,1 kilometer.

Mengutip laporan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), pengerjaan fisik di titik tersebut sudah mencapai 95,32 persen.

Dari panjang total pembangunan tanggul NCICD Fase A yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yakni 28,27 kilometer, sudah terbangun sepanjang 11,82 kilometer. Sehingga masih menyisakan 16,45 kilometer yang harus segera diselesaikan.

"Dan saya meminta untuk tetap dilanjutkan multi-years sampai dengan 2029 supaya betul-betul selesai," jelas dia.

Meski proyek ini melibatkan pembagian kewenangan antara Pemerintah Pusat (Kementerian PU), Pelindo, dan Pemprov DKI, namun Pramono menginstruksikan jajaran Pemprov DKI untuk fokus menyelesaikan bagian yang menjadi kewajiban daerah.

Baca Juga: BRI Dampingi UMKM Padang Panjang hingga Go Digital dan Ekspor

"Yang menjadi tanggung jawab Pemerintah DKI Jakarta, saya minta untuk diselesaikan karena ini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat yang ada di Jakarta yang berkaitan dengan banjir rob," jelasnya.

Selain itu, Pramono juga ingin menjadikan kawasan tanggul ini sebagai ruang publik yang estetik sekaligus tempat wisata bagi masyarakat sekitar.

Gubernur pun mengizinkan Dinas SDA Provinsi DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan pihak PT Pembangunan Jaya Ancol untuk memperindah area tanggul.

Dengan demikian, nantinya para pengunjung Ancol juga bisa menikmati area tanggul.

"Beberapa tempat saya akan jadikan tempat wisata. Karena punya tempat yang seperti ini kalau kemudian tidak dimanfaatkan oleh masyarakat, oleh publik, itu sayang sekali," tandas Pramono.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky