AYOJAKARTA.COM - Bantu perekonomian para petani cabai Aceh yang terkena dampak pasca bencana banjir-longsor.
Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya, diketahui membeli 1,4 ton cabai dari daerah bencana di Aceh dan mendistribusikannya ke pasar.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyebutkan langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan pascabencana banjir dan longsor Sumatera.
Baca Juga: Cara Urus Dokumen Pindah Domisili dari Luar Kota ke DKI Jakarta
Lebih lanjut ia menyebtukan bahwa kualitas cabai Aceh ini sangat baik dan dijual Perumda Pasar Jaya dengan harga lebih murah dari pasar.
"Kami jual ke konsumen lebih murah dari harga di pasaran. Contohnya, kalau di pasaran antara Rp 50-60 ribu, kita jual Rp 40 ribu perkilogram," ujar Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto.
Sebagai informasi, Aceh merupakan salah satu sentra produksi cabai di Indonesia.
Provinsi Aceh menjadi produksi cabai merah yang besar dan mampu menyuplai kebutuhan provinsi bahkan ke luar Aceh
Banjir dan longsor di wilayah seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah menyebabkan terganggunya akses ke pasar sehingga banyak hasil panen cabai menumpuk dan menyulitkan pemasaran.
Pemerintah sendiri melalui Kementerian Pertanian membeli cabai dari petani Aceh (misalnya membeli 40 ton hasil panen) agar hasil produksi terserap pasar dan tidak merugikan petani.***