AYOJAKARTA.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta.
Dalam beberapa hari ke depan hingga 14 Januari 2026, sebagian wilayah Ibu Kota diprakirakan mengalami hujan ringan hingga hujan yang disertai petir.
Masyarakat diimbau agar tetap berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
BMKG menyampaikan bahwa cuaca pada Senin (12/1) menunjukkan intensitas hujan yang relatif merata di seluruh wilayah Jakarta.
Pagi hari, hujan ringan hingga petir diprediksi terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu.
Pada siang hari, wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Kepulauan Seribu diprakirakan hujan ringan, sementara Jakarta Timur berawan tebal.
Pada sore hingga malam hari, curah hujan diperkirakan tetap berlangsung dengan intensitas ringan disertai awan tebal.
Suhu udara harian berada pada kisaran 23–26 derajat Celsius pada pagi hari, meningkat hingga 26–28 derajat Celsius pada siang hari, kemudian menurun kembali ke 25–26 derajat Celsius pada malam hari.
BMKG mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat, khususnya yang berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Kedua wilayah tersebut berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebih tinggi serta kilat atau petir.
Dalam keterangan resmi BMKG disebutkan, “Waspada potensi hujan disertai kilat atau petir di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Timur (Jaktim) pada siang hingga sore hari”.
Sejalan dengan peringatan ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas dan mengantisipasi risiko genangan air maupun gangguan lalu lintas akibat jarak pandang berkurang.
Pengendara kendaraan bermotor diharapkan meningkatkan kewaspadaan pada persimpangan dan jalan protokol yang rentan tergenang saat hujan berlangsung.
Sebagai panduan keselamatan, masyarakat juga diingatkan untuk tidak berteduh di bawah pohon atau papan reklame ketika hujan deras disertai petir.
Apabila terjadi keadaan darurat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka layanan Jakarta Siaga 112 yang dapat dihubungi kapan saja.
Warga diminta terus memantau perkembangan kondisi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna menghindari risiko yang dapat ditimbulkan akibat perubahan cuaca yang dinamis di periode musim hujan ini.
BMKG menegaskan, “Waspada potensi hujan petir dan hujan ringan dalam beberapa hari ke depan. Tetap berhati-hati saat beraktivitas, hindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame, serta pantau informasi cuaca dari BMKG. Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi Jakarta Siaga 112.”