Metropolitan

3.012 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan Petugas Sudin LH Jaktim dalam 5 Hari Saja!

Oleh: Jinan Vania Barizky Selasa 13 Jan 2026, 16:53 WIB
Pembersihan tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur yang dimulai pada 8 Januari 2025 berhasil tuntas Senin (12/1) kemarin. (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Selama 5 hari, tumpukan sampah Pasar Induk Kramat Jati berhasil dibersihkan oleh petugas Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur.

Proses pembersihan dan pengangkutan sampah ke TPST Bantargebang dilakukan sejak 8 Januari hingga Senin 12 Januari 2026.

Setidaknya 3.012 ton sampah berhasil dibersihkan oleh para petugas.

Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah mengatakan, penanganan tumpukan sampah tersebut terus dikebut selama lima hari terakhir.

Baca Juga: Targetkan 500 Sekolah Rakyat di Tahun 2029, Prabowo Optimis Putuskan Rantai Kemiskinan

Namun, cuaca menjadi salah satu kendala di lapangan karena kerap terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir.

"Penanganan sampah lama yang menumpuk di Pasar Induk Kramat Jati sudah rampung sejak kemarin sore. Sampah yang ada saat ini merupakan sampah baru dari aktivitas pedagang," ujarnya, Selasa (13/1).

Dwi menjelaskan, pada hari kelima pembersihan, pihaknya mengerahkan 46 truk dengan masing-masing armada melakukan dua rit pengangkutan.

"Untuk hari pertama hingga hari keempat, sebanyak 132 truk telah dikerahkan. Sehingga, total keseluruhan mencapai 178 truk pengangkut sampah," terangnya.

Menurut Dwi, pihaknya memprioritaskan pengangkutan sampah lama dibandingkan sampah baru. Sebab, sampah lama memiliki kandungan amonia yang tinggi, berbau sangat menyengat, serta berpotensi membahayakan kesehatan manusia.

Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Kamera Canggih dan AI NextG yang Bikin Foto Makin Sempurna

"Warna sampah lama sudah menghitam dan mengalami pembusukan. Sementara sampah baru belum mengalami proses itu," ungkapnya.

Ia menuturkan, untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah akan dikerahkan sebanyak 10 hingga 11 armada truk sampah setiap hari.

"Volume sampah harian di Pasar Induk Kramat Jati mencapai sekitar 180 hingga 200 ton yang didominasi sampah organik," ucapnya.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky