Metropolitan

Cuaca Ekstrem Selama 3 Hari, 4 Lintasan Kapal Cepat Rute Kepulauan Seribu Tidak Beroperasi! Tiket Warga Tetap Direfund

Oleh: Jinan Vania Barizky Selasa 13 Jan 2026, 18:12 WIB
Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menghentikan sementara operasional kapal cepat rute Kepulauan Seribu. (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Cuaca ekstrem dengan hujan intensitas tinggi dan angin kencang di beberapa wilayah di Indonesia termasuk di DKI Jakarta, membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memilih menghentikan sementara operasional kapal cepat rute Kepulauan Seribu yang berangkat dari Pelabuhan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Hal ini karena potensi dari gelombang laut yang tinggi akibat cuaca ekstrem yang tentu akan membahayakan keselamatan pelayaran.

Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan Dishub Provinsi DKI Jakarta, Muhamad Wildan Anwar menjelaskan, terdapat empat lintasan utama kapal cepat Dishub DKI Jakarta yang sementara tidak beroperasi.

Baca Juga: 3.012 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Berhasil Dibersihkan Petugas Sudin LH Jaktim dalam 5 Hari Saja!

Pertama, lintasan Muara Angke-Pulau Untung Jawa-Pulau Lancang-Pulau Payung-Pulau Tidung.

Kedua, lintasan Muara Angke-Pulau Untung Jawa-Pulau Pari-Pulau Panggang-Pulau Pramuka.

Ketiga, lintasan Muara Angke-Pulau Pari-Pulau Pramuka-Pulau Kelapa.

Keempat, lintasan Muara Angke-Pulau Kelapa-Pulau Sabira.

"Kami terus melakukan koordinasi intensif dengan KSOP Muara Angke terkait perkembangan cuaca dan keselamatan pelayaran. Operasional kapal akan dibuka kembali setelah izin berlayar diterbitkan dan kondisi cuaca dinyatakan aman," terangnya.

Baca Juga: Daftar Tarif Tuslah Bus Sumber Alam Untuk Mudik Lebaran Idul Fitri Tahun 2026

Sebagai informasi, menurut Kepala Satuan Pelaksana Pelayanan UPAP Dishub DKI Jakarta, Suparto Napitu sejak Minggu (11/1) hingga saat ini seluruh kapal cepat Dishub DKI Jakarta belum dapat beroperasi.

"Sudah tiga hari ini tidak ada kapal Dishub yang beroperasi atau berangkat. Mudah-mudahan besok, Rabu (14/1), cuaca membaik sehingga kapal dapat kembali beroperasi," ungkapnya.

Suparto memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terkait tiket yang telah dibeli. Seluruh biaya tiket akan dikembalikan sesuai dengan pembelian awal.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jasa angkutan laut menuju Kepulauan Seribu agar selalu memantau informasi resmi terkait jadwal pelayaran dan kondisi cuaca.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky