AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta melalui Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat akan menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.
Rekayasa lalin ini dilakukan dalam rangka mendukung program Jakarta Kota Sinema sekaligus menyambut Perayaan Imlek.
Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk memastikan kelancaran acara serta kenyamanan masyarakat yang berkunjung ke kawasan tersebut.
Rencananya, rekayasa lalin akan mulai diterapkan pada akhir Januari hingga pertengahan Februari 2026.
Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Waspada Gelombang Tinggi dan Hujan Lebat, Ada 3 Siklon Dekati Indonesia
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Susilo Dewanto menyampaikan bahwa suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat siap untuk bertugas di tiga titik ruas jalan.
Petugas juga akan ditempatkan di dua venue kegiatan, yakni Gedung Jasindo dan Gedung Cipta Niaga.
Susilo mengatakan pihaknya akan mengerahkan 110 petugas yang terbagi dalam tiga sif.
"Termasuk penempatan petugas pada dua venue, yaitu Gedung Jasindo dan Gedung Cipta Niaga," ujarnya.
Baca Juga: Genangan Air di Pekalongan - Sragi Tertangani, Perjalanan KA Melintas dengan Kecepatan Terbatas
Nantinya rekayasa Lalin akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan yakni Jalan Teh, Jalan Cengkeh, dan Jalan Kunir II Dalam.
Untuk penutupan Jalan Teh termasuk loksem pedagang akan dilakukan pada 30-31 Januari 2026 dan 1 Februari 2026.
Sedangkan untuk penutupan Jalan Cengkeh akan dilakukan 3-7 Februari 2026.
Lalu untuk di Jalan Kunir II Dalam akan ditutup pada 26 Februari 2026.
Dengan adanya situasi ini, Susilo mengimbau kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut agar mengikuti arahan petugas sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan.***