AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menerapkan rekayasa lalu lintas pada Minggu, 14 Desember 2025, sehubungan dengan penyelenggaraan Hari Disabilitas Internasional, Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, serta kegiatan Sarendo-Rendo.
Penyesuaian arus ini diberlakukan mulai pukul 05.30 hingga selesai acara, dengan sifat situasional mengikuti kondisi lalu lintas di lapangan.
Dishub DKI mengimbau masyarakat untuk menghindari area terdampak dan menyesuaikan perjalanan dengan pengaturan yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Festival Natal, Jakarta Festive Wonders 2025 Simpan Strategi Ekonomi yang Tak Terduga
Pengguna jalan diminta mematuhi rambu, mengikuti arahan petugas lapangan, serta tetap mengutamakan keselamatan selama berlangsungnya kegiatan.
Untuk mengurangi kepadatan, Dishub memberikan sejumlah alternatif rute. Arus kendaraan dari arah barat (Tanah Abang) menuju timur (Gambir) disarankan melalui Jalan Abdul Muis – Jalan Budi Kemuliaan – Jalan Merdeka Selatan sisi utara – Jalan Silang Merdeka Tenggara.
Alternatif lainnya adalah melalui Jalan Jatibaru Raya – Jalan Kebon Sirih – Jalan M.I. Ridwan Rais – Jalan Medan Merdeka Timur.
Kendaraan dari arah timur (Tugu Tani) menuju barat (Tanah Abang) dapat melewati Jalan Medan Merdeka Timur – Jalan Perwira – Jalan Katedral – Jalan Veteran – Jalan Suryopranoto. Opsi lain yakni melalui Jalan Medan Merdeka Timur – Medan Merdeka Utara – Jalan Abdul Muis.
Sementara itu, arus dari utara (Harmoni) menuju selatan (Tanah Abang) dapat menggunakan koridor Jalan Suryopranoto – Jalan Balikpapan – Jalan Cideng Timur.
Untuk kendaraan dari Harmoni menuju kawasan Tugu Tani, Dishub menyarankan rute Jalan Juanda – Jalan Pos – Jalan Gedung Kesenian – Jalan Lapangan Banteng Utara – Lapangan Banteng Barat – Jalan Pejambon.
Alternatif tambahan adalah melalui Jalan Majapahit – Jalan Merdeka Barat – Jalan Merdeka Selatan – Silang Merdeka Tenggara – Jalan Merdeka Timur.
Untuk mempermudah pengunjung yang ingin menghadiri kegiatan, Dishub menyediakan delapan kantong parkir dengan kapasitas besar.
Lokasi tersebut meliputi Pelataran Parkir IRTI Monas (140 mobil/200 motor), Stasiun Gambir (500 mobil/350 motor), Lemhannas (250 mobil/300 motor), Perpustakaan Nasional (250 mobil/300 motor), Gedung Telkom STO Gambir (25 mobil/50 motor), Kementerian BUMN (90 mobil/900 motor), Menara Dana Reksa (500 mobil/200 motor), dan Gedung Indosat (60 mobil/200 motor).
Dengan rekayasa ini, Pemprov DKI berharap kegiatan peringatan berjalan tertib tanpa mengganggu mobilitas warga. Dukungan pengguna jalan sangat dibutuhkan agar lalu lintas tetap aman dan lancar sepanjang acara berlangsung.***

Share this article
Dishub DKI menerapkan rekayasa lalin 14 Des 2025 untuk Hari Disabilitas Internasional. Warga diminta hindari area terdampak, gunakan rute alternatif, dan manfaatkan kantong parkir yang disediakan.