AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerapkan kebijakan work from home atau WFH bagi pekerja dan belajar dari rumah untuk pelajar.
Kebijakan ini dapat dilakukan apabila kondisi Jakarta dilanda hujan lebat.
Pramono menyampaikan kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan warga sekaligus mengurangi risiko kemacetan dan genangan di sejumlah wilayah.
Ia juga menjelaskan, bahwa kebijakan tersebut bersifat situasional dan akan diterapkan berdasarkan pemantauan intensitas hujan serta kondisi lapangan.
Baca Juga: Viral! Beredar Foto Susu UHT Khusus Program MBG, Komposisi jadi Sorotan, Ini Kata BGN
“Kalau kemudian ada indikasi seperti itu (hujan lebat) dan di hari biasa, saya akan memutuskan untuk dilakukan work from home, terutama untuk anak-anak didik kita,” ujar Pramono.
Lebih lanjut, Pra berharap kondisi cuaca di ibu kota bisa stabil sehingga tidak perlu penerapan WFH dan belajar di rumah.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan transportasi umum saat hujan melanda Jakarta.
Hal ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi ketika kondisi cuaca ekstrem.
Baca Juga: Menteri PANRB Sebut Peluang Terbesar CPNS 2026 Diarahkan untuk Fresh Graduate, Seleksi Dibuka Kapan?
Dengan menggunakan kendaraan pribadi, menurut Pramonp justru dapat memperparah kepadatan lalu lintas saat hujan.
Oleh sebab itu, dengan memanfaatan transportasi umum dinilai mampu mengurangi beban jalan secara signifikan.
Seperti diketahui, saat ini sistem transportasi umum di Jakarta telah terintegrasi dengan cukup baik.
Baca Juga: Bobibos Segera Launching Perdana di Timor Leste, Kondisi Mesin Tua di Pabrik Jadi Sorotan
Mulai dari LRT, MRT, Transjakarta dan Mikrotrans yang saling terkoneksi.
Transportasi umum ini tentunya dapat dimanfaatkan oleh warga Jakarta dengan baik untuk menunjang mobilitas sehari-hari.***