AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pembangunan JPO penghubung Jakarta International Stadium (JIS) dengan kawasan Ancol dapat selesai pada Mei 2026.
Ia berharap, keberadaan JPO tersebut sudah bisa dimanfaatkan sebagai akses pendukung berbagai kegiatan dalam rangka menyambut HUT Jakarta Juni 2026.
Pramono menilai JPO JIS–Ancol memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat.
Khususnya saat digelar acara berskala besar di kawasan Jakarta Utara.
Dengan tersambungnya JIS dan Ancol melalui jalur pejalan kaki yang aman dan nyaman, arus pengunjung diharapkan dapat lebih tertata.
Seperti diketahui, Pemprov DKI saat ini juga sedang melakukan pembangunan KRL yang rencananya akan selesai pada April 2026.
"Sehingga dengan demikian, pada bulan Juni ketika ulang tahun Jakarta, kalau kemudian kegiatannya diadakan di JIS atau di Ancol. Pasti akan sangat gampang masyarakat di mana pun untuk bisa hadir sampai dengan di JIS maupun di Ancol," ujar Pramono.
JPO hasil kerja sama Pemprov DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), PT Bank Tabungan Negara (BTN), dan PT Pembangunan Jaya Ancol ini diharapkan bisa menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas kawasan Jakarta Utara sekaligus mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global.
Baca Juga: Pramono Groundbreaking JPO JIS–Ancol, Jembatan Sepanjang 466 Meter Ditargetkan Selesai Mei 2026
Pramono optimistis kawasan JIS dan Ancol ini ke depan akan berkembang menjadi salah satu ikon Jakarta.
Sementara, Direktur Utama BTN Nixon Lambok Pahotan Napitupulu mengatakan bahwa JPO ini bisa menjadi solusi baik bagi JIS maupun Ancol.
Nixon juga Nixon berharap kawasan ini bisa menjadi penggerak aktivitas masyarakat.
JIS sendiri kini juga sudah dilengkapi sarana transportasi umum yang memadai.
"Ada kereta api, ada KRL, ada MRT, ada busway masuk Ancol. Semuanya lengkap. Kalau kita lihat ada danau, ada sungai, ada laut," ungkapnya.
Baca Juga: TOK! UMSP Jakarta 2026 Resmi Ditetapkan, Cek Besarannya
Nixon optimis jika ke depan ada aktivitas di JIS atau Ancol pastik akan semakin ramai dan seru.
Bahkan kemungkinan hotel atau penginapan juga akan dibangun di kawasan teresbut.
"Dan itu menjadi satu aktivitas ekonomi baru juga buat Jakarta," cetusnya.
Seperti diketahui, Pramono telah melakukan groundbreaking pembangunan JPO JIS-Ancol pada Minggu (25/1).
Dalam acara groundbreaking ini turut hadir pula Wakil Gubernur, Rano Karno, Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, Iwan Takwin, dan Dirut PT Pembangunan Jaya Ancol, Winarto yang bersama-sama melakukan penekanan tombol secara simbolis pembukaan pembangunan JPO.
Pramono yakin JPO dengan panjang 466 meter ini akan mengubah wajah Jakarta, khususnya di wilayah utara.
"Dengan rampungnya JPO ini pada Mei mendatang, serta beroperasinya Stasiun KRL Ancol pada April, akses masyarakat menuju JIS dan Ancol akan jauh lebih mudah,” tambahnya.***