AYOJAKARTA.COM - Menanggapi kondisi Pelabuhan Muara Angke yang padat, Gubernur DKI Jakarta akan memperluas kapasitas dari kolam labuh di Pelabuhan Perikanan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.
"Pemerintah DKI Jakarta segera memperluas pelabuhan yang ada di tempat itu dengan menambah kapasitas," ujar Pramono, di Cawang, Jakarta Timur, Kamis (29/1).
Pembangunan dari kolam labuh Pelabuhan Muara Angke yang akan dilakukan dalam waktu dekat diproyeksikan dapat menampung tambahan 500 hingga 600 kapal.
Baca Juga: Bulan Ramadhan Program MBG Tetap Berjalan, Kepala BGN Bagikan Menu Khusus Bulan Puasa, Apa?
Selain itu, Pramono juga meminta agar tidak ada penambahan izin kapal baru di Pelabuhan Muara Angke, hal ini dilakukan agar beban pelabuhan tidak semakin berat.
"Saya menyampaikan dan memohon untuk tidak ada penambahan baru kapal. Sebab kalau kemudian izin kapalnya ditambah terus lebih dari, sekarang ini sudah 2.500, itu pasti akan menjadi beban bagi Muara Angke," jelasnya.
Pramono mengungkapkan, saat ini terdapat ketidakseimbangan antara infrastruktur yang tersedia dengan jumlah armada kapal yang ada di Kolam Labuh Pelabuhan Perikanan Muara Angke.
Pelabuhan tersebut hanya memiliki daya tampung antara 400-500 kapal. Namun karena kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi, banyak kapal yang bersandar dan menyebabkan kepadatan.
"Kalau dilihat teman-teman kemarin yang viral itu, ada kurang lebih 2.500 kapal yang sehingga tidak bisa bergerak," tandas Pramono.***