AYOJAKARTA.COM - Salah satu upaya untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ekstrem ialah dengan melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah melaksanakan OMC sejak 30 Januari 2026.
Terbaru, pada Jumat, 6 Februari 2026 diketahui BPBD DKI melakukan OMC melalui 1 sorti penerbangan menggunakan pesawat CASA 212-200 TNI Angkatan Udara.
Baca Juga: DBL Academy Hadirkan Basketball Clinic Pertama di Kepulauan Seribu
Sorti penerbangan dilaksanakan di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor dengan penyemaian awan pada ketinggian 6.500 hingga 7.000 kaki, menggunakan bahan semai Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram.
Setidaknya 22 sorti penerbangan telah dilakukan BPBD DKI Jakarta sejak 30 Januari-5 Februari 2026, dengan total bahan semai yang telah digunakan hingga hari ini meliputi Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 8.000 kilogram dan Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 9.600 kilogram.
Berdasarkan hasil evaluasi akumulatif, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sejak 30 Januari 2026 hingga saat ini terindikasi mampu menurunkan curah hujan hingga 70,96 persen, sehingga berkontribusi signifikan dalam menekan potensi genangan dan banjir di wilayah DKI Jakarta.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca merupakan langkah strategis dan antisipatif dalam rangka pengurangan risiko bencana hidrometeorologi.
“Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sejak 30 Januari 2026 menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan evaluasi, OMC terindikasi mampu menurunkan curah hujan hingga 70,96 persen. Upaya ini menjadi bagian dari strategi mitigasi untuk mengurangi potensi genangan dan banjir di DKI Jakarta,” ujar Isnawa Adji.
BPBD Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Informasi kebencanaan dan layanan kedaruratan dapat diakses melalui Jakarta Siaga 112, situs resmi bpbd.jakarta.go.id, dan media sosial resmi @bpbddkijakarta.
Wilayah yang terdapat genangan/banjir dapat diakses secara real-time melalui aplikasi JAKI, serta melalui website pantau banjir di https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir-berbasiskan-rt.***