AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta diketahui mempercepat pembangunan dari Stasiun LRT Fase 1B Manggarai yang ditargetkan bisa selesai hingga akhir tahun 2026.
Percepatan pembangunan Stasiun LRT Fase 1B Manggarai ini mendapatkan respons positif dari Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo.
Rio menyebutkan adanya pembangunan di kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi dengan KRL, Kereta Api Bandara, dan Transjakarta merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pusat integrasi antarmoda yang modern dan efisien.
Baca Juga: Cara Bayar Transportasi Umum di Jakarta Pakai QRIS Tap, Simpel Anti Ribet!
Ia menekankan pentingnya integrasi teknis yang benar-benar tersambung langsung atau seamless connectivity dengan Stasiun Manggarai milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
“Perlu ada MoU teknis yang mengikat antara Pemprov DKI atau Jakpro dengan Kemenhub. Kami juga akan mendorong pengawasan langsung secara berkala untuk memastikan jarak dan kenyamanan perpindahan penumpang,” ujarnya, Selasa (10/2).
Rio mengingatkan bahwa tingginya intensitas integrasi moda di Manggarai harus diimbangi dengan sistem pengelolaan kerumunan yang baik.
Aspek crowd management, pengawasan CCTV terpadu, serta ketersediaan petugas keamanan yang memadai harus menjadi bagian dari desain dan anggaran proyek.
“Komisi B akan memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang benar-benar diperhatikan,” tegasnya.
Proyek Pembangunan Stasiun LRT Jakarta Fase 1B
Sebagai informasi, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B, termasuk Stasiun Manggarai, merupakan salah satu proyek infrastruktur transportasi publik paling penting di Ibukota saat ini.
Proyek ini diharapkan memperkuat keterhubungan jaringan LRT dengan pusat transit utama di Jakarta, memberikan alternatif moda angkutan bagi masyarakat, serta mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi tantangan utama transportasi Jakarta.
LRT Jakarta Fase 1B adalah perluasan jalur Light Rail Transit Jakarta yang membentang dari Stasiun Velodrome di Rawamangun (Jakarta Timur) menuju Stasiun Manggarai (Jakarta Selatan) dengan panjang sekitar 6,4 kilometer.
Jalur ini merupakan lanjutan dari rute awal yang sudah beroperasi dari Kelapa Gading hingga Velodrome (Fase 1A)
Setelah rampung dan operasional, jalur dari Kelapa Gading hingga Manggarai akan membentuk koridor LRT sepanjang lebih dari 12 kilometer yang menghubungkan area utara ke selatan Jakarta dengan waktu tempuh relatif cepat.
Meskipun Stasiun LRT Manggarai nantinya tidak akan langsung berada di peron yang sama dengan KRL Commuter Line di Manggarai, pemerintah dan pengembang telah merencanakan konektivitas sehingga pengguna LRT dapat dengan mudah berpindah moda transportasi melalui jalur penghubung atau skybridge serta lintasan jalan kaki yang terintegrasi.***