AYOJAKARTA.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menetapkan status Siaga 3 (Waspada) di Pos Pantau Angke Hulu menyusul peningkatan tinggi muka air (TMA) pada Minggu pagi.
Warga yang tinggal di bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih tidak stabil.
Petugas BPBD DKI Jakarta menyampaikan bahwa pada pukul 08.00 WIB, ketinggian air di Pos Angke Hulu mencapai 160 cm dengan kondisi cuaca mendung.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan video di media sosial resmi BPBD pada, Minggu, 8 Februari 2026.
“Kami mengimbau warga di bantaran sungai agar berhati-hati terhadap potensi banjir,” ujar petugas BPBD.
Update Tinggi Muka Air Pintu Air Jakarta
Selain Angke Hulu, BPBD DKI Jakarta juga merilis laporan pemantauan TMA di sejumlah pintu air pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 06.00 WIB.
Hasilnya, mayoritas pintu air masih berada dalam kondisi Normal atau Siaga 4. Namun, Pintu Air Pasar Ikan dan Angke Hulu tercatat masuk status Waspada atau Siaga 3.
TMA di Pasar Ikan mencapai 188 cm dengan kondisi cuaca hujan. Sementara itu, pintu air lainnya seperti Katulampa (30 cm), Karet (310 cm), Cipinang Hulu (80 cm), dan Sunter Hulu (110 cm) masih terpantau aman meski diguyur gerimis.
Wilayah Manggarai mencatat TMA 670 cm dengan cuaca mendung, namun belum masuk status siaga tinggi.
BPBD memastikan hingga saat ini tidak ada pintu air yang berstatus Siaga 2 maupun Siaga 1, atau level bahaya.
Prakiraan Cuaca dan Kondisi Perairan Jakarta
Prakirawan cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok, Khim, menyebutkan cuaca perairan DKI Jakarta hingga utara Jawa Barat umumnya berawan hingga hujan ringan.
Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di perairan Kepulauan Seribu serta Bekasi–Karawang pada pagi hingga siang hari.
Masyarakat juga diminta mewaspadai awan konvektif yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan badai guntur.
Angin diprakirakan bertiup dari barat hingga barat laut dengan kecepatan maksimum 15–20 knot.
Sementara itu, tinggi gelombang laut masih tergolong rendah, berkisar 0,5–1,25 meter.
Namun, wilayah pesisir utara Jakarta diprediksi mengalami pasang maksimum hingga 0,9 meter, sehingga warga pesisir dan pengguna transportasi laut diimbau tetap waspada.
BPBD DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dan kondisi pintu air guna mengantisipasi potensi banjir yang dapat terjadi sewaktu-waktu.***

Share this article
BPBD DKI Jakarta menetapkan Pos Angke Hulu Siaga 3 setelah TMA naik hingga 160 cm. Warga bantaran sungai diminta waspada banjir seiring cuaca mendung dan hujan ringan.