Metropolitan

Usai Kasus Pelajar Tewas, 22 Titik Lubang Jalan Matraman Raya Kini Diperbaiki Secara Bertahap

Oleh: Jinan Vania Barizky Rabu 11 Feb 2026, 13:23 WIB
Pasukan Kuning Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga Kecamatan Matraman, Jakarta Timur sudah memperbaiki 22 titik lubang di Jalan Matraman Raya. (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Pasukan Kuning Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga Kecamatan Matraman, Jakarta Timur diketahui sudah memperbaiki 22 titik lubang di Jalan Matraman Raya.

Jalan berlubang di sekitar Jalan Matraman Raya diketahui makin parah usai hujan yang terjadi sejak Januari lalu.

"Berdasarkan hasil penyisiran ditemukan 22 titik jalan berlubang yang langsung ditangani. Penanganan dilakukan selama dua hari dimulai pada Senin lalu," ujar Kepala Satpel Bina Marga Kecamatan Matraman, Nessy Oktavia, Rabu (11/2).

Baca Juga: Catat! 9 Lokasi Tahun Baru Imlek Tahun 2026 di DKI Jakarta, Cap Go Meh hingga Jakarta Light Festival

Lebih lanjut perbaikan jalan berlubang ini akan terus dilakukan secara bertahap, pasalnya penanganan sementara ini baru dilakukan di dua sisi Jalan Matraman Raya, sementara titik jalan berlubang di ruas lainnya masih akan ditangani.

"Kami menargetkan dalam waktu tiga hari seluruh jalan rusak di wilayah Kecamatan Matraman dapat ditambal," terangnya.

Setidaknya 10 personel dikerahkan untuk perbaikan jalan ini

Dalam penanganan tersebut, lanjut Nessy, dikerahkan sebanyak 10 personel Kuning. Selain itu, untuk penanganan pada malam hari, turut dibantu enam personel Pasukan Kuning dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Siap Ikuti Kebijakan SE Baru Kemendagri Soal Olahraga hingga Kerja Bakti bagi ASN

Kasus Pelajar Tewas Akibat Jalan Berlubang

Sebagai informasi, pada Senin, 9 Februari 2026 lalu sempat terjadi kasus kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang pelajar di Jalan Matraman Raya.

Menurut hasil pantauan CCTV kejadian kecelakaan tunggal akibat jalan berlubang ini terjadi pada pagi hari dan korban diketahui mengemudikan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati ketika cuaca hujan terjadi terlebih berada di lokasi dengan jalan berlubang.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky