Metropolitan

Data BPS: Jumlah Kejahatan yang Diselesaikan di Jakarta Tahun 2023 Mengalami Penurunan

Oleh: Nisrina Harum Lestari Senin 14 Okt 2024, 11:12 WIB
Ilustrasi Kejahatan

AYOJAKARTA.COM – Tindak kejahatan yang terjadi di Jakarta hingga saat ini masih kerap terjadi di beberapa daerah.

Berbagai tindak kejahatan di Jakarta bisa terjadi kapan dan di mana saja serta menimpa siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak.

Berdasarkan data yang dicatat Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Statistik Kriminalitas Provinsi DKI Jakarta 2023 Volume 3 Tahun 2024 yang dirilis pada 30 September 2024, sepanjang tahun 2022 hingga 2023 terdapat ribuan tindak kejahatan yang tercatat.

Sayangnya dari total jumlah kejahatan yang tercatat, jumlah kejahatan yang diselesaikan mengalami penurunan.

Baca Juga: Ada Kenaikan Signifikan dari Awal Tahun! Ini Dia Statistik Jumlah Penumpang Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta 5 Bulan Terakhir!

Dikutip ayojakarta.com dari jakarta.bps.go.id pada Senin (14/10/2024), ada beberapa indikator yang digunakan untuk mengukur kejahatan secara umum.

Indikator tersebut di antaranya Jumlah Kejahatan (Crime Rate), Jumlah Kejahatan yang Diselesaikan (Crime Cleared) dan Resiko Penduduk Terkena Kejahatan (Crime Rate).

Jumlah Kejahatan yang Diselesaikan merupakan jumlah semua kejahatan yang dituntaskan dalam waktu satu tahun oleh Kepolisian Daerah Metro Jaya di DKI Jakarta.

Berikut nilai indikator kriminalitas menurut jenis indikator di DKI Jakarta tahun 2022 dan 2023:

Baca Juga: Pertanian di Jakarta Punya Potensi Baru Menuju Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan? Simak Data BPS!

1. Jumlah Kejahatan (Crime Total)

Tahun 2022: 18.583

Tahun 2023: 31.523

2. Jumlah Kejahatan yang Diselesaikan (Crime Cleared)

Tahun 2022: 15.562

Tahun 2023: 22.453

Baca Juga: Data BPS: Jumlah Kejahatan di Jakarta Selatan yang Paling Tinggi di 2023, Kepulauan Seribu di Bawah 50 Kasus

3. Resiko Penduduk Terkena Kejahatan (Crime Rate)

Tahun 2022: 574

Tahun 2023: 295

Sepanjang periode tahun 2022-2023, jumlah tindak kejahatan di Jakarta mengalami peningkatan.

Pada tahun 2022 tercatat ada 18.583 kasus kejahatan dan meningkat di tahun 2023 sebanyak 31.523 kasus.

Baca Juga: Mengulik Data Futuristik! Inilah Jenis Pelayanan Statistik Terpadu yang Disediakan Badan Pusat Statistik untuk Publik

Jumlah kejahatan yang diselesaikan pada tahun 2023 sebanyak 22.453 kasus atau sebesar 71,23 persen dari total kejahatan yang tercatat.

Sementara, jumlah kejahatan yang diselesaikan di tahun 2022 sebanyak 15.562 kasus atau 83.74 persen dari total kejahatan yang tercatat.

Artinya, penyelesaian kasus-kasus yang belum terselesaikan di tahun 2023 mengalami penurunan.

Sehingga perlu adanya peningkatan dalam penyelesaian kasus yang lebih progresif agar kasus yang diselesaikan lebih dibandingkan tahun sebelumnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Fathul Amanah