Metropolitan

Pramono Anung Dorong Transformasi Pasar Tak Hanya Sekadar Tempat Jual Beli tapi Juga Jadi Pusat Budaya dan Wisata

Oleh: Desi Kris Senin 23 Feb 2026, 11:38 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Transformasi Pasar di Jakarta (Sumber: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendorong pasar-pasar di DKI Jakarta untuk bertransformasi menjadi ruang publik multifungsi.

Tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi atau jual beli, tetapi juga bisa digunakan untuk pusat kegiatan budaya, sosial, hingga destinasi wisata kelas dunia.

Hal ini disampaikan Pramono saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Transforming Jakarta’s Markets: Leveraging Pasar as Urban Catalysts for Inclusive and Sustainable City Development” di Graha Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/2).

“Inilah yang menjadi kekuatan utama Jakarta saat ini," ujar Pramono.

Baca Juga: Buka Bersama di Masjid Agung Al Azhar Jakarta Selatan, Setiap Hari Ada 800 Paket Takjil dan Berbagai Kegiatan Ramadan

Ia menyebut, sebagai global city, Jakarta kini memiliki 153 pasar.

"Saya berharap pasar bukan hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang budaya, sosial, dan wisata," katanya.

Pram juga mengatakan bahwa pasar-pasar di ibu kota ini memiliki potensi untuk dikembangkan.

Ia lantas membandingkannya dengan potensi pasar lokal dengan pasar internasional yakni Tsukiji di Tokyo, Nishiki di Kyoto, hingga Chatuchak di Bangkok.

Seperti diketahui, saat ini di Jakarta, Pecinan Glodok, Pasar Baru, Blok M, dan Pasar Santa juga menjadi destinasi bagi banyak wisatawan.

Baca Juga: Riset DIR 2026 Ungkap Dedi Mulyadi sebagai Raja Publikasi dan Engagement Digital

Kendati demikian, Pram lebih mendorong adanya perbaikan infrastruktur dan digitalisasi pasar untuk meningkatkan daya saing.

Ke depan, ia berharap agar pasar di Jakarta bisa menjadi pendorong pembangunan kota.

Oleh sebab itu, Pram menekankan perlunya pengelolaan pasar yang dilakukan dengan baik.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta sendiri telah berupaya untuk melakukan modernisasi pasar yakni dengan sistem digitalisasi.

Baca Juga: Wujudkan Mudik Nyaman, BTN Bersama BP BUMN dan Danantara Lepas 3.500 Peserta 2026

Selain memberikan kemudahan pengunjung, menurut Pramono digitalisasi ini juga dapat memberikan kenyamanan dan keamanan dalam bertransaksi.

Di Jakarta sendiri memiliki 153 pasar dengan 286.997 UMKM yang terlibat.

"Inilah yang menjadi kekuatan utama Jakarta saat ini," lanjutnya.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris