AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat melakukan langkah pemulihan di TPST Bantargebang setelah terjadinya insiden longsor, Minggu (8/3).
Meski proses pemulihan masih berlangsung, pengelolaan sampah dari Jakarta dipastikan tetap berjalan dengan memanfaatkan fasilitas RDF Plant Jakarta.
Langkah ini menjadi salah satu solusi pengolahan sampah alternatif yang dilakukan oleh DLH DKI.
Pihak DLH mengatakan bahwa pengoperasian di RDF Plant Jakarta akan dilakukan secara bertahap untuk membantu mengolah sampah Jakarta.
Baca Juga: Beroperasi Mulai Hari Ini, Berikut Titik Pemberhentian Transjabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta
Dikutip dari akun Instagram @dinaslhdki, dengan dukungan berbagai fasilitas pengolahan sampah, kapasitas penanganan sampah Jakarta saat ini diperkirakan mencapai sekitar 6.700 hingga 7.150 ton per hari.
"Pengoperasian RDF Plant jakarta menjadi bagian dari strategi cepat Pemprov DKI untuk memastikan layanan pengelolaan sampah tetap berjalan optimal," ujar Kepala DLH DKI Jakarta, Asep Kuswanto.
Upaya ini dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem pengelolaan sampah sekaligus mempercepat pemulihan operasional di TPST Bantargebang.
Baca Juga: Diresmikan Pramono Anung, Transjabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta Punya Fasilitas Unik Ini Loh!
Kondisi TPST Bantargebang Pasca Longsor
Saat ini sebagian area di lokasi masih dalam proses penataan dan pemulihan.
Namun, layanan pengelolaan sampah Jakarta akan tetap berjalan agar aktivitas kota tidak terganggu.
Di RDF Plant Bantargebang sendiri saat ini melakukan pengelolaan sampah dengan kapasitas kurang lebih 800 ton per hari.
Sedangkan pengelolaan sampah yang dilakukan di PLTSa merah Putih dengan kapasitas kurang lebih 100 ton per hari.
Baca Juga: SMF Gandeng PNM Beri Pelatihan UMKM Nasabah Mekaar Tegal
Total kapasitas penanganan sampah dengan berbagai fasilitas tersebut mencapai 6.700-7.150 ton per hari.
Asep juga mengatakan bahwa dengan berbagai langkah penanganan yang sedang dilakukan, DLH berharap operasional pengelolaan sampah di TPST Bantargebang bisa kembali normal dalam waktu satu pekan ini.***