Metropolitan

Dinilai Punya Daya Tarik Visual Kuat, Halte Transjakarta di Kawasan Tosari-Bundaran HI Diusulkan jadi Lokasi Lamaran hingga Pernikahan

Oleh: Desi Kris Sabtu 28 Mar 2026, 22:53 WIB
Halte Tosari Transjakarta (Sumber: Instagram @pt_transjakarta)

AYOJAKARTA.COM - Halte Transjakarta di kawasan Tosari hingga Bundaran HI kini tak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi publik.

Halte Tosari tersebut mulai dilirik sebagai ruang urban dengan nilai estetika tinggi.

Memiliki desain modern, pencahayaan artistik, serta latar belakang gedung pencakar langit membuat area ini dinilai memiliki daya tarik visual yang kuat.

Bahkan diusulkan menjadi lokasi untuk momen spesial seperti lamaran hingga pernikahan.

Baca Juga: Zebra Cross di Tebet Sempat Hilang, Bina Marga Janji Dibangun Kembali di Tahun 2026

Usulan tersebut datang langsung dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Menurut Pramono, kawasan dua halte itu memiliki daya tarik visual, terutama dari lantai dua yang sering digunakan pengunjung untuk foto dengan latar belakang lanskap ibu kota.

Usulan itu disampaikan Pramono saat ia menghadiri perayaan ulang tahun Transjakarta ke 12, di Halte Tosari, Jakarta Pusat, Jumat (27/3).

"Saya langsung membayangkan kenapa tempat ini enggak kita gunakan misalnya tempat untuk pernikahan orang, tukar cincin, kemudian lamaran, dan sebagainya,” ujar Pramono.

Baca Juga: Dari Perkebunan hingga UMKM, Pemberdayaan BRI Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat Desa Empang Baru

Pemandangan halte yang langsung menghadap ke Bundaran HI dengan ikon Tugu Selamat Datang, menurut Pramono, akan menjadi nilai tambah tersendiri.

Bahkan, Pramono sendiri tidak menyangka bahwa halte tersebut memiliki tempat dan pemandangan yang indah.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti peran Transjakarta yang sudah jadi tulang punggung transportasi publik di ibu kota.

Baca Juga: Volume Transaksi Qlola by BRI Tembus Rp2.141,37 Triliun, Sinyal Kuat Transaction Banking BRI Kian Kokoh

Pramono menyebut bahwa jumlah penumpang harian Transjakarta mencapai 1,4 juta orang.

Jumlah tersebut menunjukkan kekuatan besar dari Transjakarta, terutama dalam pengelolaan data penumpang berbasis sistem digital.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris