Metropolitan

Solusi Jangka Panjang, Pramono Anung Pastikan Pembangunan 3 PLTSa Kurangi Beban TPST Bantargebang

Oleh: Jinan Vania Barizky Rabu 01 Apr 2026, 08:37 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Pastikan Pemprov DKI telah menyiapkan 3 Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai upaya mengatasi permasalahan sampah di Ibu kota. (Sumber: Beritajakarta.id | Foto: Beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Pastikan Pemprov DKI telah menyiapkan 3 Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai upaya mengatasi permasalahan sampah di Ibu kota.

Salah satu lokasi PLTSa berada di Bantargebang, Bekasi Jawa Barat.

Pramono pun mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan terkait hal ini.

"Saya tadi komunikasi langsung dengan Pak Menko Pangan dan beliau meminta untuk lahan di Bantargebang yang dipersiapkan untuk pembangkit listrik tenaga sampah, sudah kami persiapkan. Dan sebenarnya kami sudah berkirim surat kepada Bapak Menko Pangan," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta dikutip pada Rabu, 1 April 2026.

Baca Juga: Apresiasi Inisiatif Masyarakat Lakukan Pengecetan Zebra Cross di Jalan Soepomo, Pramono: Minta Maaf hingga akan Benahi JAKI

Setidaknya untuk DKI Jakarta, bebas sampah di TPST Bantargebang memiliki beban mencapai lebih dari 54 juta ton.

Menurut Pramono, pembangunan PLTSa ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya solusi jangka panjang pengolahan sampah.

"Apa yang menjadi arahan Bapak Presiden untuk pembangkit listrik tenaga sampah termasuk di dalamnya di Bantargebang, kami segera tindak lanjuti," ujarnya.

Baca Juga: Resmi! Pemerintah Umumkan Kebijakan WFH Sehari dalam Sepekan Setiap Hari Jumat

Pramono menyampaikan sudah menyampaikan usulan Pemprov DKI untuk membangun tiga PLTSa di Bantargebang, Kota Bekasi; Rorotan, Jakarta Utara; dan Sunter, Jakarta Utara kepada pemerintah pusat.

Masing-masing PLTSa tersebut memiliki kapasitas pengolahan sampah sebesar 3.000 ton per hari di Bantargebang, yang terdiri dari 2.000 ton sampah baru dan 1.000 ton sampah lama dari TPST Bantargebang.

Sedangkan di Rorotan memiliki kapasitas 2.000 ton sampah baru per hari dan di Sunter dengan kapasitas sekitar 2.500 ton sampah baru per hari.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky