Metropolitan

Pemprov DKI Percepat Integrasi Transportasi, Stasiun KRL JIS Ditargetkan Beroperasi Juni 2026

Oleh: Desi Kris Jumat 10 Apr 2026, 11:47 WIB
Jakarta International Stadium (JIS). (Sumber: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta terus mempercepat upaya integrasi transportasi publik di ibu kota.

Langkah ini dilakukan guna meningkatkan mobilitas warga dan mendukung aktivitas berskala besar di Jakarta.

Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pembangunan stasiun Commuter Line atau KRL di kawasan Jakarta International Stadium (JIS).

Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Perhubungan RI, serta PT Kereta Api Indonesia (Persero). Sementara itu, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro berperan sebagai pengelola kawasan stadion.

Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, menyampaikan bahwa pembangunan stasiun ini jadi bagian penting dari penguatan konektivitas transportasi massal di Jakarta, khususnya di wilayah Jakarta Utara yang kini berkembang pesat.

Menurutnya, kehadiran stasiun KRL di sekitar JIS akan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, terutama saat berlangsung acara dengan jumlah pengunjung besar.

Penonton nantinya bisa langsung menuju lokasi tanpa harus berpindah moda transportasi, sehingga perjalanan menjadi lebih efisien.

Tak hanya berfungsi sebagai titik naik-turun penumpang, pembangunan stasiun ini juga jadi bagian dari konsep pengembangan kawasan berbasis transit atau transit oriented development (TOD).

Dengan pendekatan tersebut, kawasan JIS diharapkan dapat berkembang menjadi pusat aktivitas baru yang terintegrasi antara fasilitas publik, ruang komersial, hingga area komunitas.

Lebih lanjut, Iwan menjelaskan bahwa integrasi transportasi ini akan memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan kepadatan lalu lintas, khususnya di ruas jalan sekitar stadion seperti Jalan RE Martadinata.

Dengan kapasitas angkut yang besar, KRL dinilai mampu menjadi solusi efektif dalam mendistribusikan arus penonton saat event berlangsung.

“KRL mampu mengangkut ribuan penonton secara efisien. Ini sangat krusial, terutama untuk pertandingan dengan kapasitas hingga 82.000 penonton, agar arus keluar-masuk dapat lebih terdistribusi dengan baik,” ujar Iwan.

Pemprov DKI menargetkan pembangunan stasiun KRL JIS dapat rampung dan mulai beroperasi pada Juni 2026.

Kehadirannya diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran penyelenggaraan pertandingan sepak bola, tapi juga berbagai kegiatan lain seperti konser musik dan event internasional.

Selain itu, penguatan sistem transportasi publik ini juga menjadi bagian dari upaya memenuhi standar global bagi stadion bertaraf internasional.

Dengan akses yang semakin mudah dan terintegrasi, JIS berpotensi menjadi tuan rumah berbagai ajang berskala dunia di masa mendatang.

“Secara keseluruhan, penguatan akses transportasi publik ini turut mendukung pemenuhan standar internasional JIS, termasuk persyaratan FIFA, sekaligus meningkatkan peluang stadion ini menjadi tuan rumah berbagai ajang global,” ungkapnya.

Melalui pembangunan ini, Pemprov DKI Jakarta optimistis dapat mendorong peralihan masyarakat dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum yang lebih ramah lingkungan, sekaligus menciptakan sistem mobilitas perkotaan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris