AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta siapkan anggaran sekitar Rp200 miliar untuk program sekolah swasta gratis tahun ajaran 2026/2027.
Pemprov DKI Jakarta diketahui akan menambah sekolah swasta gratis hingga 103 pada tahun 2026.
"Anggaran yang dialokasikan untuk sekolah swasta sebesar Rp253.625.139.600," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana dikutip ayojakarta.com dari YouTube KompasTV pada Sabtu, 18 April 2026.
Dengan penambahan sekolah swasta gratis yang semula berada diangka 63 sekolah swasta gratis, maka jumlah penerima diproyeksikan mencapai 23.649 siswa.

Dalam melakukan penyeleksian sekolah swasta gratis, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan dengan seleksi yang ketat.
Sebagai contoh, sekolah swasta harus memiliki Nomor izin pendirian hingga menyampaikan data pada Sistem Manajemen Data Pendidikan Nasional sesuai kondisi rill di Satuan Pendidikan Swasta per triwulan.
Sekolah swasta yang terpilih oleh Pemprov DKI harus bersedia mengikuti Pendanaan Pendidikan berdasarkan Peraturan Gubernur dengan memiliki rekening Satuan Pendidikan Swasta atas nama Satuan Pendidikan Swasta pada Bank.
Program Sekolah Swasta Gratis DKI Jakarta
Program sekolah swasta gratis di DKI Jakarta mulai dijalankan secara bertahap sejak awal masa kepemimpinan Gubernur Pramono Anung pada tahun 2025 sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan gratis, khususnya bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Pada tahap awal, program ini mencakup puluhan sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemprov DKI, sebelum kemudian diperluas secara signifikan pada tahun 2026.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sebelumnya menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan yang merata.
"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak di Jakarta yang putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya. Sekolah swasta gratis ini menjadi salah satu solusi untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat," ujar Pramono.***