Metropolitan

Persoalan Pengelolaan Sampah, Ketua Pansus DPRD DKI Jakarta: Program Bank Sampah, Komposit hingga Maggot sampai 2030

Oleh: Jinan Vania Barizky Rabu 22 Apr 2026, 14:11 WIB
Gunungan Sampah di TPST Bantargebang (Sumber: Instagram @dinaslhdki)

AYOJAKARTA.COM - Persoalan sampah di ibu kota jadi sorotan, Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan akan gencar program bank sampah kepada masyarakat.

Judistira menyebutkan persoalan sampah di Jakarta harus menjadi perhatian agar tidak bergantung pada TPST Bantargebang.

"Jangan sampai nanti masalah sampah ini menjadi perhatian bapak presiden dan juga dunia, bahwa kita di Jakarta tidak bisa mengelola sampah," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber pada Rabu, 22 April 2026.

Judistira menyebutkan bahwa ke depannya akan memfokuskan pengelolaan sampah dari sumbernya.

"Mulai dari menggiatkan yang namanya bank sampah," pungkasnya.

Ia pun sempat menyinggung pengolahan kompos hingga pemanfaatan maggot.

Upay-upaya ini pun diharapkan dijalankan hingga tahun 2030.

"Kemudian ada juga komposit kemudian maggot, nah sisanya boleh di TPST, RDF, maupun Bantargebang, semuanya harus terdistribusi dengan baik sampa dengan 2030," tegasnya.

Usai tragedi longsor sampah di TPST Bantargebang, dari hasil penyelidikan lingkungan hidup Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto sebagai tersangka.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky