Metropolitan

Pramono Anung Bahas Peluang Pengembangan TOD Modern dan Berkelanjutan dalam Pertemuan Bilateral dengan Shenzhen Metro Group

Oleh: Desi Kris Kamis 23 Apr 2026, 15:14 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan pertemuan bilateral dengan Shenzhen Metro Group di Guangdong, Tiongkok. (Sumber: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, telah melakukan pertemuan bilateral bersama Shenzhen Metro Group di Guangdong, Tiongkok, Rabu (22/4).

Dalam pertemuan itu, Pramono membahas peluang kerja sama pengembangan konsep transit-oriented development (TOD) yang modern dan berkelanjutan.

Langkah ini tentunya untuk mendukung sistem transportasi publik di Jakarta yang lebih modern dan terintegrasi.

"Kami ingin memiliki perbandingan efektivitas MRT di berbagai kota dunia," ujar Pramono.

Ia pun mengatakan bahwa Shenzhen menjadi rujukan bagi Jakarta karena efisiensi pelayanan dan operasionalnya.

Shenzhen menjadi acuan Pemprov DKI Jakarta karena keberhasilannya yang mampu mengangkut hingga 13 juta penumpang per hari dengan jaringan sekitar 635 kilometer.

Jumlah tersebut melebihi tingkat penggunaan harian MRT Jakarta saat ini yang berada di kisaran 128 ribu penumpang.

Lebih lanjut, Pramono mengatakan jika hal ini akan jadi pembelajaran penting untuk mempercepat pengembangan MRT dan kawasan TOD di Jakarta.

“Ini menjadi urgensi, karena mobilitas keluar-masuk Jakarta mencapai sekitar 4 juta orang per hari. MRT harus dikembangkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan sekaligus mendukung integrasi kawasan aglomerasi,” cetusnya.

Melanjutkan rencana Pramono, Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat menyampaikan jika kerja sama ini punya nilai strategis dalam pengembangan sistem TOD.

Menurut Tuhiyat, pengalaman dari Shenzhen bisa menjadi rujukan dalam membangun sistem operasional perkeretaapian yang terintegrasi.

“MoU ini menjadi langkah untuk menuntaskan persoalan kota modern sekaligus mengunci pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Tuhiyat.

Sedangkan, Deputy Party Secretary and General Manager Shenzhen Metro Group Co., Ltd., Huang Liping menilai bahwa langkah Jakarta sudah tepat dalam memprioritaskan sistem TOD sebagai tulang punggung mobilitas perkotaan.

“Pengalaman kami menunjukkan, ketika perencanaan metro dilakukan sejak awal, hal itu tidak hanya menggerakkan manusia, tetapi juga membentuk ekonomi, ruang kota, dan nilai properti," ucapnya.

Ia pun menyatakan dukungannya terhadap upaya mempererat kolaborasi antara Jakarta dan Shenzhen, guna mewujudkan kota yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara MRT Jakarta dan Shenzhen Metro Group terkait pengembangan kawasan TOD serta pembangunan sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris