AYOJAKARTA.COM - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Kolaborasi ini dibuat untuk memperkuat ekosistem sumber daya manusia (SDM) di sektor transportasi publik.
Kerja sama kedua belah pihak ini ditandai dengan penandatanganan Kesepahaman Bersama (MoU) yang bertujuan menyelaraskan program pengembangan tenaga kerja dengan kebutuhan industri transportasi yang terus berkembang dinamis.
Kolaborasi ini akan difokuskan pada pemanfaatan sumber daya secara lebih optimal, peningkatan kualitas dan keterampilan tenaga kerja, serta memperluas akses masyarakat terhadap informasi peluang kerja.

Melalui sinergi tersebut, Transjakarta menegaskan komitmennya untuk menjadi pelopor dalam menghadirkan standar SDM transportasi yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Transjakarta, Mayangsari Dian Irwantari mengatakan, bahwa kerja sama ini adalah langkah dalam menjawab tantangan industri transportasi yang terus berkembang pesat.
Kerja sama ini diharapkan bisa memperkuat kualitas SDM di sektor transportasi, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap peluang kerja.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap talenta memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dalam ekosistem yang profesional dan transparan,” ujar Mayangsari.

Lebih lanjut, kerja sama ini nantinya akan berlangsung selama tiga tahun.
Ia berharap, kerja sama ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi penguatan ekosistem transportasi nasional.
“Ke depan, kami berharap kerja sama ini tidak hanya memperkuat organisasi secara internal, tetapi juga mampu mendorong terciptanya tenaga kerja sektor transportasi yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global,” katanya.
Berikut Adalah Ruang Lingkup Sinergi Strategis dalam Kerja Sama antara Transjakarta dan Kemnaker:
- Peningkatan Kapasitas: Program pelatihan dan pengembangan kompetensi SDM agar memiliki daya saing tinggi.

- Aksesibilitas Lowongan Kerja: Pemanfaatan platform Karirhub untuk penyebaran informasi lowongan kerja secara merata dan mudah diakses.
- Optimalisasi Layanan Pasar Kerja: Fasilitasi berbagai kegiatan seperti seminar, workshop, hingga walk in interview guna mempercepat penyerapan tenaga kerja.
- Publikasi Bersama: Penggunaan media komunikasi publik untuk edukasi dan penyebaran informasi ketenagakerjaan kepada pelanggan Transjakarta.
Sebagai informasi, penandatanganan MoU ini dihadiri oleh Wakil Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Afriyansah Noor; Sektetaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI Cris Kuntadi; Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Provinsi DKI Jakarta Syaripudin; Komisaris dan jajaran Direksi PT Transportasi Jakarta.***