AYOJAKARTA.COM - Sekitar 400 ribu buruh dari berbagai serikat pekerja menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5).
Dalam aksi tersebut, para buruh akan menyampaikan sejumlah aspirasi langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
Prabowo dijadwalkan akan hadir dalam peringatan Hari Buruh Internasional ini pukul 08.00 WIB.
Aksi yang berlangsung sejak pagi hari ini berjalan dengan pengawalan ketat aparat keamanan.

Polda Metro Jaya menyiapkan 24.980 personel gabungan yang terdiri dari 15.575 personel Polri, 6.003 personel TNI, 1.002 personel dari Pemprov DKI, 400 personel Pamdal, dan 2.000 Sabuk Kamtibmas.
Rencananya, aksi ini akan digelar hingga pukul 17.00 WIB.
May Day 2026 ini bukanlah sekadar peringatan tahunan.
Namun, agenda ini juga menjadi momentum untuk menagih janji dan memperjelas arah perjuangan buruh.

Salah satu tuntutan utama yang kembali disuarakan yakni mengenai HOSTUM: Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah.
Sebab, para buruh menilai bahwa outsourcing selama ini menciptakan ketidakpastian.
Pekerja bisa bertahun-tahun bekerja, tapi status mereka tetap tidak jelas.
Vendor berganti, namun nasib mereka juga tetap sama.
Sementara upah murah dan membuat para buruh terus berada dalam tekanan, harga kebutuhan naik, tapi penghasilan tertinggal.
Para buruh juga akan menagih janji Presiden untuk menghapus outsourcing.

Janji tersebut bukan sekadar pernyataan politik, tapi harapan jutaan pekerja yang ingin hidup lebih pasti.
Berikut ini adalah tujuh tuntutan yang akan disampaikan para buruh di hadapan Presiden Prabowo dikutip dari akun Instagram @partaiburuh:
1. Sahkan UU Ketenagakerjaan yang Baru
2. HOSTUM: Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah
3. Ancaman PHK di Depan Mata Akibat Perang dan Impor Mobil
4. Reformasi Pajak: Hapus Pajak THR, Bonus Tahunan, JHT, dan Pensiun

5. Sahkan RUU Perampasan Aset
6. Ratifikasi Konvensi ILO No. 109
7. Turunkan Potongan Tarif Ojol Menjadi 10 persen.***

Share this article
Dalam aksi tersebut, para buruh akan menyampaikan sejumlah aspirasi langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.