Metropolitan

Update Perjalanan KRL Mei 2026, Ada Perubahan Peron Manggarai dan Pemulihan Jalur Bekasi

Oleh: Katarina Erlita
Transportasi Umum KRL. (Sumber: tangerangkota.go.id)

AYOJAKARTA.COM - Stasiun Manggarai kini mengalami perubahan titik berhenti kereta mulai 1 Mei 2026.

KAI Commuter menyesuaikan batas berhenti di peron 1, 2, 3, dan 4. Perubahan ini berlaku untuk kereta arah Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Jatinegara.

Hal ini mengakibatkan adanya pergeseran titik berhenti bagi para pengguna. Kebijakan ini bertujuan utama untuk menjaga keselamatan saat naik dan turun dari kereta.

Pihak KAI Commuter memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama masa penyesuaian.

Penumpang diharapkan tetap waspada dan selalu mengikuti instruksi petugas di lapangan.

"Mulai 1 Mei 2026, KAI Commuter melakukan penyesuaian batas berhenti Commuter Line di area peron Stasiun Manggarai arah Stasiun Tanah Abang dan arah Stasiun Jatinegara, masing-masing pada peron 1, 2, 3, dan 4 yang mengakibat pergeseran titik berhenti," demikian pernyataan dari Commuter Line di postingan instastory Instagram yang diunggah pada Minggu, 3 Mei 2026.

"Untuk sementara waktu, penyesuaian ini bertujuan meningkatkan keselamatan naik turun pengguna. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Tetap utamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas di lapangan," sambungnya lagi.

Di sisi lain, operasional KRL Jabodetabek secara keseluruhan sudah mulai normal kembali.

Hal ini menyusul kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 lalu.

Pemulihan operasional berjalan lancar tanpa perlu rekayasa jalur lagi. Ketepatan waktu keberangkatan terus meningkat secara signifikan setiap harinya.

Pada 30 April, tingkat ketepatan waktu berada di angka 71,54%. Namun, angka tersebut naik menjadi 88,84% pada tanggal 2 Mei 2026.

Ketepatan waktu kedatangan kereta juga membaik hingga mencapai angka 87,04%.

Lintas Cikarang atau Blue Line menunjukkan tren normalisasi yang sangat stabil.

Ketepatan waktu kedatangan di lintas ini meningkat dari 44% menjadi 61%.

Volume pengguna di lintas Cikarang tetap tinggi di tengah masa pemulihan ini.

Tercatat sebanyak 574.644 pelanggan menggunakan layanan ini sejak 28 April hingga 2 Mei.

Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh pun tidak lagi mengalami kendala di wilayah Bekasi Timur.

Saat ini, terdapat puluhan perjalanan setiap hari dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasarsenen yang melintas normal.

KAI juga sangat serius menangani dampak kesehatan bagi para pelanggan pascakecelakaan.

Hingga 3 Mei pukul 07.00 WIB, 81 pelanggan yang sempat dirawat sudah dinyatakan sembuh.

Masih ada 19 orang yang sedang dalam perawatan intensif di rumah sakit. KAI menyediakan fasilitas klaim atau reimbursement bagi pelanggan yang berobat mandiri.

Syaratnya mencakup bukti pembayaran, identitas, kuitansi, resume medis, dan salinan rekening.

Proses koordinasi dengan asuransi akan memakan waktu maksimal 21 hari kerja.

Selain itu, layanan trauma healing tersedia melalui nomor 0812-9660-5747. Pelanggan bisa mendapatkan pendampingan medis secara langsung maupun melalui layanan telemedicine.***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita