AYOJAKARTA.COM - BPBD DKI Jakarta kembali Imbau masyarakat Ibu kota terutama yang berada di pesisir terkait potensi banjir rob yang terjadi pada periode 1-8 Mei 2026.
Dikutip ayojakarta.com dari Instagram BPBD DKI Jakarta, fenomena banjir rob ini terjadi akibat Fase bulan baru atau prigee yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksis yang menyebabkan banjir pesisir atau banjir rob terutama di wilayah Jakarta Urata.

"Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika (BMKG) tentang Peringatan Dini Banjir Pesisir (Rob) tanggal 01-08 Mei 2026, adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan Baru dan Perigee," tulis BPBD DKI Jakarta dikutip ayojakarta.com pada Minggu, 3 Mei 2026.
Setidaknya 12 wilayah ini berpotensi alami banjir rob pada pukul 20.00-01.00 WIB: yakni
- Kamal Muara
- Kapuk Muara
- Penjaringan
- Pluit
- Ancol
- Kamal
- Marunda
- Cilincing
- Kalibaru
- Muara Angke
- Tanjung Priok
- Kepulauan Seribu
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mulai dari menghindari aktivitas di daerah pesisir, memastikan drainage di sekitar rumah menghindari genangan air.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat bisa memantau secara real time melalui situs bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, untuk kondisi berbahaya bisa menghubungi layanan 112.***

Share this article
BPBD DKI Jakarta kembali Imbau masyarakat Ibu kota terutama yang berada di pesisir terkait potensi banjir rob yang terjadi pada periode 1-8 Mei 2026.