Metropolitan

Jelang HUT ke-499 DKI Jakarta, DPRD DKI: Menuju Lima Abad Usia Matang Harus Ada Perbedaan Sesuai Target Kota Global

Oleh: Jinan Vania Barizky Kamis 18 Jun 2026, 11:48 WIB
Bundaran HI salah satu ikon Ibu Kota DKI Jakarta. (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Jelang perayaan HUT ke-499 DKI Jakarta yang jatuh setiap 22 Juni, DPRD DKI ungkap pencapaian hingga momentum kemajuan nyata ibu kota yang siap menjadi kota global.

Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan yang menyebutkan bahwa Jakarta juga perlu menghadirkan perubahan yang signifikan melalui peningkatan berbagai indikator kota global, mulai dari infrastruktur, ruang terbuka hijau, hingga fasilitas publik yang berkualitas.

“Usia 500 tahun merupakan usia yang sangat matang. Harus ada perbedaan yang jelas antara Jakarta saat memasuki usia lima abad dengan sebelumnya. Parameter kota global, termasuk infrastruktur dan ruang terbuka, harus terus ditingkatkan,” ujar Pantas, Kamis (18/6).

Perubahan yang harus terjadi di DKI Jakarta tentu sejalan dengan arget Pemprov DKI Jakarta untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global di tahun ke depan.

Pantas juga mengapresiasi sejumlah proyek pembangunan yang telah rampung menjelang HUT ke-499 Kota Jakarta. Menurutnya, peresmian proyek yang telah selesai dikerjakan dapat menjadi pemacu bagi perangkat daerah, sektor swasta, maupun pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan.

“Kalau memang sudah selesai, silakan diresmikan. Taman-taman yang bertambah dan fasilitas publik yang sudah jadi tentu baik untuk masyarakat,” katanya.

Pantas juga mengingatkan agar pembangunan tidak berhenti pada seremoni atau pengumuman rencana proyek semata. Ia menilai, masyarakat lebih membutuhkan hasil nyata yang dapat dirasakan manfaatnya.

“Tidak perlu hingar-bingar mengumumkan akan membangun sesuatu. Kalau sudah selesai, baru diresmikan. Yang penting kerja nyata dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pantas mendukung pembangunan yang tetap berjalan di tengah berbagai dinamika di masyarakat. Menurutnya, setiap proyek memang harus disertai sosialisasi yang baik, namun kepentingan publik tetap harus menjadi prioritas utama.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky