AYOJAKARTA.COM - Jakarta baru saja meraih prestasi membanggakan di tingkat internasional.
Ibu kota Indonesia ini masuk dalam daftar kota dengan sistem transportasi umum terbaik di dunia.
Berdasarkan peringkat dari majalah Time Out, Jakarta menempati posisi ke-17.
Pencapaian ini menjadi kado istimewa bagi warga Jakarta. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Rano Karno dalam rapat paripurna HUT ke-499 Jakarta.
Prestasi ini membuktikan bahwa Jakarta semakin serius bertransformasi menjadi kota global.
Mungkin Anda bertanya, kota mana yang memegang predikat transportasi umum terbaik di dunia?
Peringkat pertama ditempati oleh Hong Kong. Kota ini memimpin berkat sistem MTR (Mass Transit Railway) yang sangat luar biasa.
MTR Hong Kong dikenal sangat tepat waktu dan memiliki jangkauan yang sangat luas.
Sistem transportasi di Hong Kong melayani berbagai wilayah melalui 10 jalur kereta yang berbeda.
Selain kereta, ada juga bus ber-AC dan trem bertingkat yang ikonik. Sekitar 98 persen warga lokal di sana memberikan penilaian positif terhadap layanan transportasi publik mereka.
Setelah Hong Kong, posisi lima besar lainnya diisi oleh kota-kota di Asia.
Shanghai berada di posisi kedua, diikuti oleh Beijing, Abu Dhabi, dan Taipei. Berikut daftarnya:
- Hong Kong
- Shanghai
- Beijing
- Abu Dhabi
- Taipei
- London
- Vienna
- Seoul
- Mumbai
- Doha
- Delhi
- Singapore
- Zurich
- Brighton
- Edinburgh
- Oslo
- Jakarta
- Warsaw
- Tallinn
Dominasi Asia sangat terlihat jelas dalam daftar ini karena sembilan dari 19 besar berasal dari benua tersebut.
Lalu, mengapa Jakarta bisa menembus daftar bergengsi ini? Dunia melihat kemajuan pesat Jakarta dalam membangun infrastruktur modern.
Dahulu, kota ini sangat lekat dengan citra kemacetan yang parah. Kini, perluasan jaringan MRT, LRT, dan TransJakarta telah mulai mengubah wajah transportasi kota.
Pemerintah terus mempercepat pembangunan konektivitas antarwilayah. Saat ini, proyek MRT Jakarta Fase 2A dan LRT Jakarta Fase 1B sedang dikebut pengerjaannya.
LRT rute Velodrome-Manggarai bahkan ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus 2026.
Selain itu, Stasiun JIS juga baru saja resmi dioperasikan untuk memperkuat integrasi antarmoda.
Survei global ini melibatkan lebih dari 18.500 responden dari 50 negara di dunia.
Para penduduk diminta menilai kemudahan berpindah tempat menggunakan bus, kereta, hingga trem.
Dalam daftar ini, Jakarta berhasil mengungguli kota-kota besar di Eropa seperti Warsaw, Tallinn, dan Oslo.
Singapura berada di peringkat ke-12 sebagai wakil Asia Tenggara lainnya. Selain sukses di sektor transportasi, Jakarta juga naik ke peringkat 71 dalam Global Cities Index.
Pertumbuhan ekonomi Jakarta pun tercatat positif sebesar 5,59 persen pada awal tahun 2026.***
Semua capaian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup seluruh warga Jakarta.