AYOJAKARTA.COM - Jakarta merayakan hari jadinya yang ke-499 pada Senin, 22 Juni 2026.
Namun, suasana peringatan tahun ini tidak hanya berisi seremoni resmi. Sejumlah kelompok masyarakat memilih turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Setidaknya terdapat dua titik utama aksi massa yang menjadi perhatian publik dan aparat keamanan.
Pihak kepolisian telah melakukan antisipasi besar-besaran untuk mengawal jalannya unjuk rasa.
Sebanyak 4.057 personel gabungan dari Polri dan TNI disiagakan di berbagai lokasi strategis.
Titik pengamanan meliputi kawasan Monas, Bundaran HI-Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, hingga Kementerian Kehutanan RI.
Aksi Mahasiswa dan Koalisi Agraria
Salah satu aksi unjuk rasa digelar oleh Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII).
Massa mahasiswa berkumpul di kawasan Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, mulai pukul 10.00 WIB.
Dalam aksi ini, mereka membawa lima tuntutan utama yang ditujukan langsung kepada pemerintah pusat.
Di lokasi berbeda, Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA) juga menggelar unjuk rasa.
Aksi tersebut berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI mulai pukul 11.00 WIB.
Kelompok ini bersama elemen massa lainnya menyuarakan isu-isu kritis terkait kebijakan agraria di Indonesia.
Tuntutan Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Kawasan Patung Kuda juga menjadi pusat perhatian dengan adanya aksi dari Aliansi Masyarakat Jakarta.
Massa yang mengenakan atribut serba putih ini menyampaikan dua poin tuntutan utama.
Pertama, mereka mendesak agar pemerintah tetap melanjutkan proyek Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mereka menilai program ini sangat bermanfaat bagi pemenuhan gizi anak-anak sekolah.
Tuntutan kedua adalah penegakan hukum yang tegas. Mereka meminta aparat menindak pelaku korupsi yang diduga menggerogoti anggaran proyek MBG tersebut.
Perwakilan massa menegaskan bahwa tindakan korupsi oleh oknum tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan program yang bermanfaat bagi rakyat banyak.
Visi Jakarta di Tengah Aspirasi Warga
Sementara unjuk rasa berlangsung, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap melaksanakan agenda HUT ke-499 di Gedung DPRD.
Wakil Gubernur Rano Karno memaparkan capaian ekonomi Jakarta yang tumbuh sebesar 5,59 persen pada triwulan I tahun 2026.
"Selama hampir lima abad, Jakarta terus tumbuh mengikuti dinamika zaman. Berbagai perubahan telah dilalui membentuk Jakarta sebagai pusat pemerintahan, perekonomian, kebudayaan, sekaligus ruang perjumpaan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang," ujar Rano Karno, dilansir dari Website Berita Resmi Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta.
Pemprov juga menyoroti berbagai program layanan publik seperti Sekolah Swasta Gratis dan bantuan sosial lainnya.
Petugas di lapangan tetap melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk menjaga kelancaran jalan.
Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan yang menjadi titik aksi jika tidak memiliki kepentingan mendesak agar tidak terjebak kemacetan.***

Share this article
HUT ke-499 Jakarta diwarnai aksi demo PB PMII, DPN KNARA, & Aliansi Masyarakat Jakarta di Monas & DPR. Tuntutannya soal agraria & kawal dana program MBG. Sebanyak 4.057 personel gabungan disiagakan.